SIANTAR, HETANEWS.com - Teman teman, pernahkah kalian mendengar jenis tanaman bernama kecubung? Jika pernah, mungkin kalian tidak akan asing lagi dengan apa yang akan kita bahas ini.

Kecubung (Datura metel) adalah tumbuhan berbunga anggota suku Solanaceae, tumbuhan ini masih sekerabat dengan datura, tumbuhan hias dengan bunga berbentuk terompet yang besar. Kecubung biasanya berbunga putih dan atau ungu, tetapi hibridanya berbunga aneka warna. Diperkirakan tanaman ini pertama kali dipakai sebagai obat-obat pada abad kesepuluh. Bahkan, Bangsa Mesir sudah menggunkan Bunga Kecubung untuk sejak zaman 0-1 sebelum Masehi sebagai makanan spiritual.

Kecubung ada yang berasal dari Asia Tenggara, tetapi ada juga yang berasal dari Benua Amerika.

Kecubung tumbuh di tempat yang beriklim panas dan dibudidayakan di seluruh belahan dunia karena khasiat yang dikandungnya dan juga untuk tanaman hias. Pertama kali diperkenalkan oleh Linnaeus pada tahun 1753, tetapi secara botani masih belum tepat mengenai gambaran dan penjelasan tentang kecubung. Wilayah asal yang menjadi sumber tanaman ini tidak dapat diketahui secara pasti.

Bagian-bagian kecubung, tetapi terutama bijinya, mengandung alkaloid yang berefek halusinogen dan menyebabkan kegilaan baik sementara atau permaen. Selain itu juga, biji kecubung dapat memicu paralisis dan kematian. Di dalam kecubung juga terkandung senyawa cathinone yang efeknya hampir sama dengan amphetamina serta bersifat stimulan, mengurangi nafsu makan dan euphoria (senang berlebih-lebihan) sehingga menyababkan kecanduan psikologis. Terdapat juga senyawa scopolamine dan antropine yang menyebabkan delirium halusinogen (halusinasi yang tidak bisa membedakan sama sekali nyata dan ilusi).

Kecubung sering kali di salah gunakan oleh beberapa oknum untuk obat penenang.

Faktanya, kecubung adalah tanaman yang mengandung senyawa yang memabukkan, dengan efek seperti berhalusinasi, menghilangkan kesadaran diri dan bahkan dalam beberapa kasus dapat menghilangkan ingatan penggunanya dan juga dapat menyebabkan kematian.

Kecubung, disalah gunakan dengan cara yang sangat bervariasi.

Bunga dan daun biasanya dikeringkan lalu di iris tipis tipis sebelum digunakan dengan campuran tembakau untuk dijadikan rokok kretek dengan cara pakai seperti menghisap rokok pada umumnya.

Buah kecubung, kadang cara penggunaannya di makan mentah mentah dengan sambal seperti memakan rujak. Sementara biji, ada yang ditumbuk sampai halus dan dijadikan campuran pada kopi atau minuman minuman lainnya.

Efek pada kecubung yang mematikan tersebut telah lama didengar dan diketahui oleh banyak orang, bahkan di beberapa negara Eropa, kecubung sangat dilarang diperjual belikan, dan bahkan sering terjadi pemusnahan pada tumbuhan tersebut akibat efeknya yang mematikan.

Bahkan di beberapa kasus yang terjadi di berbagai negara, kecubung dapat menghilangkan ingatan penggunanya bahkan membuat penggunanya mengalami ganguan jiwa baik sementara bahkan ada yang permanen.

Jika kalian melihat teman teman kalian menggunakan kecubung secara berlebihan, segeralah hentikan agar teman kalian tidak merasakan efek buruk seperti yang sudah di jelaskan di atas.

SUMBER: Kompas , Wikipedia , Rimba Kita