SIANTAR,HETANEWS.com - Kuasa Hukum alm.Ferel Christian Siahaan, Reinhard Sinaga, SH mengatakan Jatanras Polres Siantar tidak menunjukkan surat penangkapan korban dan tidak memanggil RT/RW setempat sebagai pendamping untuk melakukan penangkapan terhadap Ferel.

"Gak ada surat penangkapan dan orang itu tidak memanggil RT ataupun RW saat mau menangkap Ferel," kata Reinhard Kamis (6/5/2021).

Dilanjutkannya, bahwa ada beberapa lokasi yang didatangi oleh Jatanras Polres Siantar untuk mencari korban diantaranya di gang Sianjur, di gang Banjarnahor dan jalan Sukamulia.

RT 02 Gang Sianjur, NP Silitonga ketika diwawancarai mengatakan tidak ada datang polisi ke rumahnya untuk memberitahukan akan menangkap Ferel.

"Gak ada, gak ada datang polisi untuk melapor kalau Ferel mau ditangkap," kata NP.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh J Silalahi ketua RW 03 gang Banjarnahor, dan Ketua RT 02 Sukamulia R br Rajagukguk karena polisi sempat mendatangi lokasi untuk menangkap Ferel.

Terkait pertanyaan kuasa hukum korban, Kasat Reskrim Polres Siantar Edi Sukamto saat ditemui di ruangannya Jumat (7/5/2021) mengatakan itu dimana dulu? Itu di rumah atau diluar?

“Kalau di rumah ya kita panggil RT atau RW karena kita akan melakukan penggeledahan, yang saya tahu kasus Ferel ini melarikan diri dengan sepeda motor,” pungkasnya.