SIANTAR, HETANEWS.com - Orang tua Ferel Christian Siahaan, Maurits Fernando Siahaan, mempertanyakan soal status Kanit Jatanras, Wilson Panjaitan , yang ditunjukkan sebagai penyidik dalam kasus kematian anaknya.

Disebutkannya, bahwa dalam surat SP2HP (surat perkembangan pemberitahuan hasil penyelidikan) ada nama Kanit Jatanras Polres Siantar ,Wilson Panjaitan, yang terdaftar sebagai tim penyidik kematian Alm Ferel.

"Ada nama Kanit Jatanras Polres Siantar Wilson Panjaitan di SP2HP anak saya," kata Maurits Kamis (6/5/2021).

Mantan Anggota DPRD asal Fraksi Demokrat ini mengatakan penunjukan Wilson Panjaitan merupakan hal yang janggal, sebab penyidik tersebut merupakan terlapor pelanggaran pada proses penangkapan yang sedang dalam pemberkasan propam Polda Sumut.

"Dalam hal ini untuk pengembangan penyidikan saya rasa hanya berjalan ditempat, sebab sampai sekarang mereka tidak ada melakukan penyelidikan terhadap kematian putra sulung saya," tambahnya.

Kuasa Hukum keluarga Alm Ferel, Reinhard Sinaga, membenarkan adanya nama Wilson Panjaitan sebagai penyidik di SP2HP.

Kasat Reskrim Polres Siantar, Edi Sukamto, kepada hetanews mengatakan bahwa pengangkatan Kanit Jatanras, Wilson Panjaitan,, sebagai penyidik kasus kematian Ferel terjadi jauh sebelum Wilson dilaporkan ke Polda.

“Kasus kematian Ferel tanggal berapa, dilaporin ke Polda tanggal berapa,” ujar Edy ketika di konfirmasi di ruangannya Jumat (7/5/2021) sekira jam 10.00 wib.

Reinhard Sinaga selaku kuasa hukum keluarga Alm Ferel Siahaan ketika dikonfirmasi kembali terkait jawaban dari Kasat Reskrim justru merasa heran. 

"Ya iyalah, kita buat LP setelah kematian korban. Anehnya setelah LP kita sampai ke Polda, kan keluar itu surat berisi nama-nama penyidik. Kita lihat satu persatu, kok ada nama terlapor disitu? Dimana ceritanya anda suruh orang buat menyelidiki dirinya sendiri?," ujarnya.