MEDAN, HETANEWS.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan alasan kenaikan bahan bakar minyak atau BBM di Sumatera Utara sebesar Rp 200 per liter. Ahok mengatakan perubahan tarif terjadi sebagai dampak dari terbitnya Peraturan Gubernur Nomor 1Tahun 2021 tentang Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Di dalam beleid itu diatur kenaikan tarif pajak kendaraan bermotor dari 5 persen menjadi 7,5 persen. “Nambah 2,5 persen,” ujar f saat dihubungi Tempo pada Kamis, 6 Mei 2021.

Peningkatan harga BBM setelah perubahan aturan tarif pajak kendaraan sebelumnya membuat Ahok ditelepon oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Melalui panggilan itu, Edy mempertanyakan alasan perusahaan pelat merah menaikkan harga minyak.  

Ahok mengaku langsung mengecek informasi kenaikan harga tersebut ke manajemen Pertamina. Menurut informasi yang dihimpun, perseroan sama sekali tidak menaikkan harga dasar BBM.

Menyitir Pasal 4 Bab II Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor 1 Tahun 2021, tarif PBBKB untuk jenis bahan bakar bersubsidi ditetapkan sebesar 5 persen. Sedangkan tarif PBBKB untuk jenis bahan bakar non-subsidi dipatok 7,5 persen.

“Dalam hal terjadi perubahan tarif yang dilakukan pemerintah, maka tarif sebagaimana dimaksud pada ayat I menyesuaikan dengan tarif yang ditetapkan oleh pemerintah,” tulis ayat ketiga pasal itu.

Adapun Edy Rahmayadi mengatakan kondisi perekonomian Sumatera Utara tergolong rentan. Kondisi itulah yang melatarbelakangi sikap pemerintah daerah menaikkan kenaikan PBBKB yang dinilai tidak bisa ditunda lagi.

“Pada 2019 lalu, kenaikan PBBKB masih bisa kita tunda. Namun untuk mengejar (mengendalikan) inflasi, kita harus menghemat anggaran sekaligus menaikkan pendapatan asli daerah (PAD),” ujar Edy.

Pertamina sebelumnya melakukan penyesuaian harga BBM umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020. Perusahaan memastikan harga BBM tidak mengalami perubahan, kecuali di Provinsi Sumatera Utara karena adanya kenaikan pajak tarif kendaraan.

Berikut harga BBM yang berlaku di Sumatera Utara per 1 April 2021.

Pertalite: 7.850
Pertamax: 9.200
Pertamax Turbo: 10.050
Pertamax Racing: 44.500
Dexlite: 9.700
Pertamina Dex: 10.459
Solar non-subsidi 9.600

sumber: tempo.co