JAKARTA, HETANEWS.com - Pendiri Microsoft Bill Gates memperingatkan bahwa setelah pandemi Covid-19, bencana berikutnya yang akan menyerang kemungkinan besar akan terkait dengan perubahan iklim dan bio-terorisme.

Dia menyampaikan hal itu dalam sebuah wawancara dengan saluran YouTube Veritaserum. Dalam video yang diunggah pada Februari 2021, pembawa acara Veritaserum Derek Alexander mewawancarai Gates dan membawanya kembali ke prediksinya 2015, yang kini menjadi kenyataan. 

Gates ditanya bagaimana dia begitu cermat dalam prediksinya dan mengapa cukup banyak yang belum dilakukan untuk bersiap menghadapi sesuatu yang mematikan seperti Covid-19.

Gates menjawab, ada gempa bumi kecil sepanjang waktu, kebakaran, dan angin topan, tapi pandemi ini datang secara tidak teratur sehingga orang terbuai dalam rasa aman. 

Hal ini, kata dia, hampir seolah-olah tidak akan datang dalam beberapa tahun ke depan sehingga orang-orang tak merasa perlu menaruh uangnya di sana untuk antisipasi.

"Tapi yang sekarang terjadi—pandemi Covid-19—akan membantu kita semua memahami bahwa itu harus menjadi prioritas,” ujar dia.

Sebelumnya pada 2015, dalam acara TED Conferences, Gates dalam pidatonya menjelaskan, jika ada yang membunuh lebih dari 10 juta orang dalam beberapa dekade mendatang, kemungkinan besar itu adalah virus yang sangat menular daripada perang. Saat itu, dia mengatakan bahwa dunia tidak siap untuk epidemi berikutnya.

“Kegagalan mempersiapkan diri, dapat membuat epidemi berikutnya secara dramatis lebih menghancurkan daripada Ebola," kata dia enam tahun lalu.

Saat ini, apa yang disampaikan oleh Gates seperti menjadi kenyataan, dimana, Covid-19 telah menginfeksi sekitar 154 juta orang dan merenggut 3,22 juta nyawa secara global.

Sudah lebih dari setahun sejak dimulainya pandemi, tapi masih belum ada akhir yang terlihat karena berbagai virus variannya—lebih berbahaya daripada yang sebelumnya—sudah ada yang menginfeksi dan merenggut nyawa. 

Alexander kemudian bertanya kepada Bill Gates bahwa jika tidak ada pandemi lagi selama 100 tahun ke depan, "Apa bencana berikutnya, apa yang tidak kita siapkan?"

Lalu Gates menjawab, pertama, adalah perubahan iklim. Menurutnya, setiap tahun akan ada jumlah kematian, bahkan lebih besar dari pandemi yang terjadi saat ini. Kedua, menurut Gates, hal yang jarang dibicarakan orang-orang yaitu bio-terorisme. 

"Seseorang yang ingin menyebabkan kerusakan bisa merekayasa virus, jika terkena ini kemungkinan akan lebih besar daripada epidemi yang disebabkan secara alami seperti yang terjadi saat ini," tutur dia.

Selanjutnya, Alexander bertanya apakah Covid-19 bisa menjadi pandemi global terakhir. Gates berkata akan ada lebih banyak pandemi. Karena, Gates  berujar, cara manusia berinteraksi dengan spesies lain, membuat virus ini melewati penghalang spesies apakah itu kelelawar atau monyet.

Untuk menghadapi itu semua, pendiri Bill and Melinda Gates Foundation itu menerangkan bahwa semuanya bisa meningkatkan kesiapsiagaan, sehingga tidak memiliki korban tewas mendekati apa yang terjadi saat ini.

Gates juga membagi sarannya menjadi dua kategori, yaitu aktivitas berbasis lapangan, serta aktivitas R&D dan investasi. Dalam R&D, perlu mematangkan mRNA sehingga dapat memiliki deteksi lebih cepat dan memiliki pabrik di seluruh dunia.

“Ada banyak hal yang dapat digunakan untuk terapi, termasuk antibodi. Pada diagnostik adalah memiliki kemampuan untuk memberikan 10 juta tes PCR setiap hari. Dalam hal lapangan, kami membutuhkan banyak mesin diagnostik,” tutur Gates.

Selain itu, kata Bill Gates, dunia juga membutuhkan tim ahli epidemiologi.

“Jadi investasinya setara antara R&D dan aktivitas berbasis lapangan.”

Sumber: tempo.co