HETANEWS.com - Apakah anda salah satu penyuka petai? Petai bagi sebagian besar orang kerap jadi makanan pelengkap yang sangat disukai.

Walaupun bau khas yang keluar terkadang buat tidak nyaman, ternyata manfaatnya sangat luar biasa loh. Diterbitkan sajiansedap.grid.id

Petai juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Di antaranya sebagai antidepresan karena mengandung tryptophan.

Kemudian mengandung karbohidrat yang terdiri dari sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Tapi tahukah kamu, ternyata tak hanya buah petai yang bermanfaat, kulitnya pun bermanfaat loh. Tapi bukan untuk dimakan, melainkan direbus dan diminum airnya.

Kira-kira manfaat apa yang di dapat setelah minum air rebusan kulit petai?

  • Manfaat Air Rebusan Kuit Petai

Air rebusan kulit petai bisa menjadi obat beberapa penyakit, di antaranya:

1. Obat Impotensi

Air rebusan kulit petai ternyata bisa mencegah dan mengobati impotensi.

Caranya pun mudah, kamu hanya perlu merebus air 400 ml dengan potongan kecil kulit pete hingga mendidih.

Jika sudah minum saat siang atau malam hari setelah makan.

2. Obat Asam Urat

Agar bisa jadi obat asam urat, kamu hanya perlu merebus air dan kulit petai.

Kemudian konsumsi air rebusan selama 4-7 hari secara teratur dalam keadaan baru atau fresh.

3. Obat Diabetes

Agak beda dari dua penyajian di atas, untuk diabetes kulit petai direbus dengan ketupat.

Potong kecil-kecil kulit petai lalu masukkan dalam ketupat.

Kemudian rebus dengan air dan tambahkan sedikit gula merah.

Jika sudah saring dan minum secara rutin.

Mudah bukan?

  • Enam Manfaat Petai

Di balik bau yang tak sedap, ternyata petai memiliki enam manfaat luar biasa loh.

Bahkan petai pun bisa mencegah tubuh Anda dari penyakit mematikan ini loh. Bukan tanpa alasan sebab ternyata petai memilliki kandungan baik seperti vitamin C, vitamin B2, fosfor dan lainnya.

Berikut ulasan manfaat kesehatan dari petai melansir berbagai sumber:

1. Mencegah depresi

Sebuah penelitian pada seseorang yang berjuang dari gangguan depresi, banyak yang merasa jauh lebih baik setelah mengonsumsi pete.

Hal ini dikarenakan petai mengandung triptofan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin, yang dapat membuat rileks, meningkatkan mood, dan meningkatkan rasa nyaman.

Vitamin B6 yang terkandung pada petai mengatur kadar gula darah yang dapat mempengaruhi suasana hati, bahkan pada orang yang mengalami premenstrual syndrome (PMS).

Penelitian mengungkapkan, buah yang mengandung kalium dapat membantu seseorang meningkatkan rasa kewaspadaan dan meningkatkan daya ingat.

2. Memerangi radikal bebas

Petai menjadi salah satu makanan yang mengandung antioksidan tinggi, dipercaya dapat menangkal efek radikal bebas pada sel tubuh manusia.

Radikal bebas dalam tubuh dapat berdampak pada kerusakan sel dan menimbulkan berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, katarak, penuaan dini, diabetes, dan lainnya.

3. Mengatasi anemia dan tekanan darah

Petai sarat zat besi, yang dapat dengan mudah mendorong pembentukan hemoglobin di dalam darah yang membantu kasus anemia.

Selain itu, pete mengandung banyak kalium tapi lebih rendah garam yang membuatnya ideal mengatasi tekanan darah.

4. Mengatasi masalah sembelit dan mulas

Petai kaya akan serat, sehingga dapat membantu memulihkan aktivitas usus secara normal dan mengatasi masalah sembelit tanpa menggunakan obat pencahar.

Petai juga mempunyai efek antasida alami dalam tubuh, sehingga jika merasa mulas, pete dapat membantu meredakan nyeri.

5. Mengimbangi rasa stres

Kalium merupakan mineral penting yang akan membantu menstabilkan detak jantung, mengirimkan oksigen ke otak, dan mengatur keseimbangan air dalam tubuh manusia.

Saat cemas, laju metabolisme meningkat, yang membuat kadar kalium menurun. Petai mengandung kalium yang lumayan tinggi, sehingga dapat mengimbangi rasa stres.

6. Menjaga kesehatan jantung

Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh untuk menunjang kelangsungan hidup. Pentingnya peran jantung pada kehidupan, membuat seseorang harus menjaga kesehatannya.

Petai dianggap baik untuk jantung, karena kandungan serat, antioksidan, dan kaliumnya.

Kalium merupakan salah satu elektrolit dan mineral yang dapat menjaga tekanan darah agar selalu stabil, sedangkan serat dan antioksidan pada petai membantu mencegah pembentukan plak.

Pada pembuluh darah menuju jantung, pecahnya pembuluh darah menjadi salah satu faktor seseorang mengalami stroke yang berakibat pada kelumpuhan bahkan kematian.