SIANTAR, HETANEWS.com – Sebelum Ferel Christian Siahaan dikeroyok dan meninggal dunia saat ditemukan di Sungai Bah Bolon samping Rumah Dinas Walikota Siantar, polisi yang melakukan pengejaran berteriak maling dan jambret.

Hal itu disampaikan oleh MN warga Jalan SKI dikutip dari rilis yang diberikan oleh Kuasa Hukum Korban Reinhard Sinaga SH.

Menurut keterangan saksi, bahwa korban diteriaki sebagai jambret dan maling. Karena teriakan polisi kuat warga yang mendengar pun turut melakukan pengejaran.

“Polisi teriak jambret dan maling, jadi kami ikut membantu untuk mengejar, tapi kami tidak menemukan korban,” kata MN.

Saat polisi menemukan korban, tidak ada satupun polisi yang turun ke sungai untuk melakukan pengejaran ataupun penangkapan.