SIANTAR, HETANEWS.com - Wali Kota Siantar Hefriansyah turun ke Pasar Horas dalam rangka memantau kondisi harga bahan pokok jelang Lebaran di pasar tradisional.

Ini merupakan kunjungan perdana Hefriansyah ke Pasar Horas tahun 2021, setelah beberapa lama vakum menyapa pedagang, di pasar [dulu] kebanggan warga Siantar itu.

“Aku heran Direksinya mana ini. Kok kotor kali pasar ini. Biasanya gak kek gini… Allahu Akbar,” ucap Hefriansyah kepada salah seorang pedagang, dilihat dari akun Youtube Mata Publik, Selasa (4/5/2021).

“Sudah kami bilang sama petugas tapi gak peduli. Apa [Potongan] daging itu kan, pak ditaruh disitu, kami yang bau-an. Bukan sampah kami itu, dari dalam,” ucap seorang pedagang menjawab Hefriansyah.

Baca: Pemandangan Kumuh dan Jorok di Pinggir Jalan Merdeka

Dialog dua arah ini pun berlanjut. Wali Kota Siantar itu kemudian mengatakan jika manajemen Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya [PDPHJ] kurang baik. 

“Manajemennya kurang baik, itu sajanya. Ialah ya Namboru ya,” ucap Hefriansyah lalu melangkah meninggalkan pembicaraan dengan pedagang.

Masih di lokasi yang sama, sayup sayup terdengar teriakan dari seorang pedagang yang meminta tolong karena bau busuk bersumber dari tumpukan sampah.

“Tolong lah Ito, kami sampai setengah mati [menghirup] disini. Sudah kami lapor [ke Wali Kota] tadi. Terus begini, bau kali loh pak,” kata seorang pedagang diwawancarai wartawan.

Dalam dialog dengan wartawan, si pedagang wanita itu tampaknya tidak sadar bertemu dengan sosok Wali Kota Siantar, Hefriansyah. Wanita itu bahkan salah sebut nama.

“[Hefriansyah] Hermansyah itu, pak? ” katanya dengan polos. “Ia lah, Wali Kota.” jawab Wartawan. “Belum jadi?” tanya si Wanita itu penasaran.

Baca: Sekitar Pasar Horas Hidup Berdampingan dengan Tumpukan Sampah