SIANTAR, HETANEWS.com - Achamd Yuza Siregar (26) warga jalan Flores Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat, dinyatakan terbukti menjadi perantara dalam jual beli narkotika. Divonis 6 tahun denda 1 Milyar subsider 6 bulan penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

Putusan dibacakan ketua majelis hakim Irwansyah P.Sitorus SH didampingi dua hakim anggota, Selasa (4/5) di Pengadilan Negeri Pematangsiantar yang digelar secara virtual melalui teleconfrence.

Warga jalan Flores itu dinyatakan bersalah melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika . Batang bukti 2 paket sabu dinyatakan dimusnahkan.

Menurut hakim berdasarkan fakta persidangan, Yuza diamankan pada Senin, 22 Nopember 2020 di jalan Sekip Kelurahan Bantan, saat akan menyerahkan sabu kepada Bang Juntak (DPO). Sabu tersebut diakui dibeli dari Budi Hartono als Toton (DPO) di jalan Singosari Gang Sumber Sari atas perintah Juntak seharga Rp.200 ribu.

Hal yang memberangkatkan terdakwa menurut hakim, karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal yang meringankan karena terdakwa mengaku dan menyesali perbuatannya serta berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Terdakwa didampingi pengacara Erwin Sidagambir SH menyatakan menerima putusan tersebut, demikian juga dengan jaksa Firdaus Maha menyatakan hal yang sama.