SIANTAR, HETANEWS.com - Pasca mutasinya 3 pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, tak menjadi kendala dalam pengusutan berbagai kasus korupsi dan kasus lainnya. Karena mutasi merupakan hal yang biasa, sehingga pekerjaan yang belum tuntas oleh pejabat lama akan dilanjutkan oleh pejabat baru.

Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Agustinus Wijono Dososeputro SH MH kepada sejumlah wartawan, usai melantik 3 pejabatnya Senin (3/5).

"Pengusutan kasus korupsi tetap berjalan, baik yang masih penyelidikan ataupun yang sudah penyidikan," katanya.

Sebagaimana sudah diberitakan sebelumnya, jika dalam pengusutan dugaan korupsi PD PAUS Kota Siantar sudah berlarut larut. Sejak ditetapkan sebagai tersangka Herowin TF Sinaga tak jelas nasibnya.

Sesuai catatan redaksi hetanews, HS ditetapkan tersangka pada Juli 2019 lalu, setelah dua tahun lebih kasusnya diperiksa Kejari Siantar. Kini Memasuki tahun 2021 sehingga dalam menangani kasus ini diperlukan waktu hampir 5 tahun.

Meski demikian, Kajari Agustinus optimis yakin dibawah kepemimpinannya kasus ini akan tuntas.

"Kita sudah melayangkan panggilan kepada tersangka. Namun dikonfirmasi jika yang bersangkutan sakit di RS Mitra Sejahtera karena Covid," kata Agustinus lagi.

Demikian juga dengan status tahanan mantan Kadis PU Jhonson Tambunan, masih terus dilakukan pencarian. Sudah 3 kali surat oanggilan dilayangkan,bahkan pihak kejaksaan telah meminta bantuan pemko Siantar.

Karena JT berstatus PNS aktif, dan harus menjalani hukuman sesuai putusan Mahkamah Agung. 

"Jaksa sebagai eksekutor telah berkoordinasi dengan Kajatisu, jika tidak ada itikad baik maka akan dikeluarkan status DPO nya, "jelasnya.