JAKARTA, HETANEWS.com - Vaksin corona Sinopharm pabrikan China telah mendapatkan emergency use authorization (EUA) atau izin darurat dari BPOM. Efikasinya cukup tinggi, 78 persen.

Lalu bagaimana data-data lainnya?

Berikut data yang disampaikan Kepala BPOM Penny Lukito dalam jumpa pers virtual bersama Dr Lucia Rizka Andalusia dari BPOM dan Dirut Kimia Farma Verdi Budidarmo, Jumat (30/4):

  • Imunogenisitas

"Pengukuran imunogenisitas setelah 2 pekan yang relawan terbentuk antibodinya, netralisasi 99,52 persen pada orang dewasa dan 100 persen pada lansia," tutur Penny.

Imunogenisitas adalah kemampuan vaksin dalam memicu respons imun dari tubuh manusia atau hewan lainnya.

  • Kenaikan Titer Antibodi

Rata rata kenaikan titer antibodi netralisasi sebesar 156,5 pada orang dewasa, dan 109,7 pada lansia.

"Ini angkanya tinggi," kata Penny.

  • Zero positivity rate (Igg)

Zero positivity rate atau uji antibodi (Igg) adalah 98,09 persen pada orang dewasa dan 97,6 persen pada lansia.

Data-data di atas didapatkan dari uji klinis III yang dilakukan di UEA. Sampelnya terhitung banyak, lebih dari 40 ribu orang dari berbagai etnis dan kalangan.

Sebagai catatan, vaksin ini tidak digunakan dalam program vaksinasi gratis pemerintah. Melainkan untuk vaksinasi gotong royong atau berbayar.

sumber: kumparan.com