HETANEWS.com - Masalah klasik mengenai juru parkir liar di Kota Medan, Sumatera Utara, seolah tak akan pernah bisa ditangani. Meski sudah sering masyarakat mengeluh, kenyataannya mereka terus ada dan tumbuh bak jamur di musim penghujan.

Ada pun hal yang paling sering dikeluhkan masyarakat adalah, mereka tidak ada ketika masyarakat memarkirkan kendaraannya. Namun saat hendak beranjak pergi, tiba-tiba mereka nongol entah dari mana dan menagih bayaran.

Mereka memungut tanpa identitas yang jelas. Dan, tentu saja tidak ada karcis yang diberikan oleh mereka. Jika menolak membayar, bukan tidak sering mereka melakukan kekerasan bahkan mengancam. Baru-baru ini, hal seperti itu kembali terjadi, dan videonya viral di media sosial.

Kali ini, pelakunya adalah seorang juru parkir perempuan. Ia mengamuk dan memukul seorang pengendara perempuan yang parkir di pinggi jalan dr Mansur, persisnya di depan kampus Universitas Sumatera Utara (USU).

Adalah seorang gadis bernama Mesi Girsang, yang mengalami kekerasan tersebut. Ia membagikan video tersebut melalui akun Instagram-nya.

Di dalam rekaman video tersebut, ia sudah mencoba menjelaskan kepada si juru parkir bahwa ada aturan di dalam pemungutan uang parkir. Namun, juru parkir wanita itu malah marah dan mengamuk.

"Woi, kutanya sama kau. Ini daerah saya. Kau kira kami gak jaga kereta kau?" katanya.

Setelah dijelaskan bahwa bahwa seharusnya ada karcis untuk memungut bayaran, juru parkir itu makin mengamuk dan mengucapkan kata-kata kasar.

"Eh k*nt*l, kau tanya beking kau. Kau datangi. Karena perempuan aja kau k*nt*l. Panggil beking kau cepat. Kau telepon," katanya.

Tak sampai di situ, si juru parkir wanita itu bahkan memukul Mesi Girsang karena tak mau membayar.

"Oh preman kau ya," kata Mesi.

"Kenapa kalau aku preman?" balas si juru parkir.

Di dalam keterangannya, Mesi menjelaskan bahwa juru parkir tersebut tidak memakai atribut lengkap dan tak memberi karcis.

Berikut keterangannya selengkapnya.

Bringas kali tukang parkir sekarang, ga pakek atribut lengkap, ga kasi karcis, pas pulang tiba” muncul minta uang parkir:) semua lapak punya dia. Kalau hilang/rusak kian kendaraan kita bukannya mau ganti rugi dan gak bsa juga nuntut ke dia karna gak ada jaminan (karcis parkir)

Cara minta nya di awal aja udah gaenak cuma blm sempat ku rekam, makin lama makin gaenak bahasanya , malah main tangan mukul kepalaku:)

Katanya dia preman, satu pajus kenal dia karna dia panglimanya, maaf” aja la ini ya aku gak kenal sama bunda????

“Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena pemerasan, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.” Berlaku gak itu we??

????jl dr masyur depan pintu 1 USU , Medan

Bantu up yok, lebih manjur keknya kekuatan netizen , mari sama” kita tag orang” penting di medan, biar bersih dulu orang kek gini di kota kita ini yakan

Sumber: indozone.id