SIANTAR, HETANEWS.com - Persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim Pengadilan Negeri [PN] Siantar Irwansyah P Sitorus SH MH menyebut jika tuntutan pidana jaksa "lumayan ringan," setelah pembacaan surat tuntutan oleh jaksa Ester Laurence Harianja SH disidang yang digelar terbuka untuk umum kemarin.

Menurut jaksa, terdakwa Dedi Handoko alias Dije (37) telah terbukti bersalah melanggar pasal 127 (1) huruf a UU RI No 35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika dan pidana penjara selama 3 tahun dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

"Barang bukti sabu dalam pipa kaca pirex yg sudah dibakar dan juga bong dinyatakan dimusnahkan," kata jaksa Laurence.

Terdakwa ditangkap petugas Satres Narkoba Polres Siantar, Kamis (3/12/2021) di rumah terdakwa di jalan Setia Negara I Kecamatan Siantar Sitalasari.

Saat didatangi petugas, terdakwa duduk di ruang tamu bersama abangnya Rahmad Trimurti Andi. Lalu dilakukan penggeledaan disaksikan oleh Rahmad.

Barang bukti yang disita adalah sisa sabu dalam kaca pirex yang sudah dibakar dan juga bong.

Pengakuan terdakwa Dije saat itu, jika sabu dibeli dari seseorang di jalan Teratai. Sabu dibeli seharga Rp 300 ribu untuk digunakan.

Didampingi pengacara Erwin Sidagambir SH MH dari Posbakum PN Siantar, terdakwa secara lisan memohon kepada hakim agar dihukum seringan ringannya. Dengan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa.

Sementara menurut hakim, tuntutan jaksa tersebut sudah lumayan ringan.

"Lumayan ringan itu, nanti kita pertimbangkan dalam putusan," kata Irwansyah sambil mengetuk palu dan menutup persidangan.

Baca: Ada apa dengan Kejaksaan Negeri Siantar