LIMAPULUH, HETANEWS.com - Seorang gadis remaja 14 tahun di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat ditemukan tewas. Kapolsek Guguak Iptu Herry mengatakan, dari hasil penyelidikan gadis kecil itu ternyata dibunuh oleh ayah tirinya.

"Pelaku pembunuhan sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka, ayah tirinya bernama Sumadi," kata Herry, Rabu (28/4). Dikutip dari Liputan6.com.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus pembunuhan ini, termasuk motif tersangka yang tega menghabisi anak tirinya.

Ia menyebut dari hasil autopsi korban, ada yang belum diakui tersangka sehingga pihaknya masih melakukan pendalaman. Diterbitkan merdeka.com

Sebelumnya, pada Kamis (22/4), warga Kecamatan Mungka Kabupaten Limapuluh Kota digegerkan dengan penemuan jenazah yang dikubur di ladang gambir.

Ternyata, jenazah tersebut merupakan gadis kecil yang sebelumnya dinyatakan hilang selama tiga hari. Korban dilaporkan hilang setelah ia dititipkan sang ibu ke tersangka, karena ibu kandung korban pergi ke ladang.

Sepulang dari ladang, ia tidak menemukan anaknya di rumah. Ketika itu pula, tersangka pamit kepada ibu kandung korban untuk pergi ke Payakumbuh, ke tempat orang tua.

"Sampai Magrib korban tak pulang ke rumah, kemudian melapor ke kepolisian bahwa anaknya hilang," ujar Herry.

Tiga hari kemudian, jenazah korban ditemukan oleh seorang warga yang pulang dari ladang. Kebetulan, warga tersebut membawa seekor anjing yang selalu menggonggong.

Saat dilepas, anjing pergi ke suatu tempat tumpukan tanah, di sana korban dikubur oleh ayah tirinya dan tangan korban keluar dari tanah.

"Kondisi jenazah korban dikubur tidak terlalu dalam dan kondisinya cukup memprihatinkan, jari-jari kedua tangannya telah hilang," jelasnya.