JAKARTA, HETANEWS.com – Bila dihitung ke belakang, KPK begitu dipuja oleh masyarakat Indonesia karena sering menangkap basah para koruptor, bahkan para pengkritik KPK dibungkam oleh para netizen mulai dari anggota DPR bahkan ketua partai.

Namun pujaan berubah jadi caci makian ketika ada pegawai KPK yang mencuri emas hasil sitaan dan yang terbaru adalah ketika penyidik KPK melakukan tindakan pemerasan kepada Walikota Tanjungbalai H.M Syahrial.

Penyidik KPK yang merupakan anggota Polri itu ditangkap oleh Propam Polri setelah diketahui meminta uang 1.5 miliar.

Netizen Nur Yusuf Riski dengan akun @yusufblablabla mengatakan dengan adanya kejadian ini jadi kelihatan boroknya KPK.

“Bagus kalau gini kan makin keliatan boroknya KPK, tinggal pemerintah bikin penyidik korupsi independen yang bisa ungkap korupsi besar ga cuman recehan mulu,” tulisnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh @GomarusBudiatn3, dikatakannya harus ada penelusuran apakah ada setoran lagi selain dari walikota Tanjungbalai.

“Busuknya mental penyidik @KPK_RI, harus ditelusuri lebih dalam apakah ada setoran lagi?,” katanya

Kemudian @rizieqdivist terkejut ketika ada penyidik KPK yang tertangkap karena melakukan pemerasan.

“Wah, ternyata dugaan adanya Markus di KPK salah. Ternyata penyidik KPK sendiri pelakunya tanpa melalui perantara Markus. Ini mgkn krn keberadaan Markus ngurangi jatah pembagian atau gmn?,” tulisnya.