DEPOK, HETANEWS.com - Dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) Pemerintah Kota Depok masih mengejar vaksinasi terhadap tenaga pendidik (tendik). Hari ini sebanyak 2.000 tendik disuntik vaksin.

"Data keseluruhan 3.500, ditambah sekarang 2.000, mudah-mudahan bisa diatas 5.500. Kita masih ada tahap selanjutnya, yang juga kerjasama TNI Polri dan RS Bhayangkara Brimob. Insyaallah tahap dua di wilayah tengah itu kita rencanakan di SMPN2," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, M. Thamrin saat meninjau vaksinasi di SMPN 11 Depok, Kamis (22/4).

Untuk wilayah Barat Depok, Dinkes akan mencari sekolah sebagai lokasi vaksinasi dan paling lambat akhir Juni ditargetkan tercapai 18 ribu tendik.

Pihaknya optimis pembelajaran tatap muka (PTM) digelar pada Juli mendatang jika tendik yang divaksin sudah mencapai target sebanyak 70 persen. Yang perlu disiapkan antara lain juga kesiapan dari masing-masing sekolah hingga orang tua.

"Ini kita harapkan anak ketika keluar dari sekolah masih ada di luar lingkungan sekolah tapi tidak langsung pulang ke rumah, peran orang tua kita harapkan bisa memperhatikan," tukasnya.

Thamrin mengatakan pihaknya tidak melakukan simulasi secara khusus. Untuk pelaksanaan PTM nanti pihaknya merujuk pada petunjuk teknis terkait persiapan PTM dan sudah disampaikan ke seluruh satuan pendidikan.

"Jadi kesiapan sekolah Insyaallah siap, termasuk juga kami akan menyebarkan angket ke orang tua untuk kesediaan tatap muka atau tidak. Jadi dengan daftar dari orang tua inilah, jadi kalau orangtuanya khawatir kita juga tidak bisa mengizinkan anak melakukan tatap muka," ungkapnya.

Dia menambahkan, PTM yang akan dilakukan nanti dengan metode blended learning. Jadi nanti siswa hanya melakukan PTM dua kali sepekan. "Sisanya tetap online," tegas Thamrin.

Vaksinasi yang digelar hari ini kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan dengan Polri, khususnya Korps Brimob juga TNI.

"Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok dan Kepala Dinas Pendidikan rekan-rekan dari TNI-Polri hari ini melakukan vaksinasi khusus tenaga pendidik. Harapan kami dengan vaksinasi khusus tenaga pendidik ini ke depan anak-anak kita ada jaminan bagi tenaga pendidik. Ini adalah vaksinasi pertama nanti 14 hari lagi kita akan melaksanakan vaksinasi tahap kedua," kata Kabidkesjas Korp Brimob Polri Kombes Pol Djarot Wibowo. 

sumber: merdeka.com