SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Belakangan ini marak aksi pemerasan yang mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Simalungun untuk meminta uang dan proyek di lingkungan instansi pemerintahan, khususnya Pemkab Simalungun.

Pihak Kejaksaan meminta kepada pihak yang mengalami kejadian demikian untuk tidak melayani  dan segera melapor. 

Kasi Intel Kejari Simalungun Ratno TH Pasaribu, mengatakan oknum yang tidak bertanggung jawab sering mengatasnamakan kejaksaan untuk mencari keuntungan pribadi.

Selain itu, maraknya aksi tersebut diduga dalam upaya mencemarkan nama baik instansi kejaksaan.

Kasi Intel menegaskan jika hal tersebut tidaklah benar adanya. Karena pihak Kejari Simalungun tidak pernah melakukan aksi seperti demikian

“Maraknya oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Simalungun atau pejabat atau pegawai di lingkungan Kejari Simalungun untuk meminta uang atau proyek untuk keuntungan pribadi,” kata Ratno ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/4)

“Atau upaya mencemarkan dan menjatuhkan nama baik institusi Kejaksaan Negeri Simalungun, untuk itu saya atas seijin Bapak Kajari Simalungun dimohon kerjasamanya agar segera melaporkan nomor telepon oknum tersebut kepada saya," jelas Ratno menambahkan.

Ia juga mengimbau seluruh dinas, camat dan pangulu di Kabupaten Simalungun segera melapor jika mengalami atau mengetahui aksi pemerasan atas nama kejaksaan. 

Pelaporan dapat menghubungi langsung  Kasi Intelijen Kejari Simalungun melalui contact person 0822 1805 0000 dan David Siregar 0853 5550 0123.

“ Agar dapat kami tindaklanjuti dan melacak keberadaanya,” tutup Ratno.