TANJUNG BALAI, HETANEWS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah empat jam melakukan penggeledahan di rumah pribadi milik Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial yang terletak di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Selasa (20/4/2021).

Dikabarkan para penyidik KPK tersebut telah memasuki rumah Syahrial pada pukul 08.00 WIB.

Ada beberapa orang penyidik KPK menggunakan rompi warna cream dengan lengan puntung terlihat memasuki rumah Syahrial.

Beberapa kali mobil minibus jenis Innova bewarna silver yang diduga milik penyidik KPK keluar masuk dari gerbang rumah Syahrial.

Mobil tersebut pergi keluar menuju jalan lintas dengan berisikan satu orang penumpang.

Di tengah penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK, sejumlah pejabat mulai berdatangan ke rumah Wali Kota Tanjungbalai.

Pantauan Tribun-Medan.com, ada tiga orang pejabat OPD yang masuk ke dalam rumah Syahrial, yakni:

- Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai, Yusmada

- Kepala Bagian Umum Kota Tanjungbalai, Humayni Nasution

- Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Tanjungbalai, Edy Surya.

Edy Surya masuk sendiri dengan diantar oleh sopir pribadinya menumpangi minibus hitam berplat BK 1216 Q.

Ia mengaku ada urusan dengan Wali Kota Tanjungbalai Syahrial.

"Ada urusan," katanya.

Ditanyakan terkait pemanggillan oleh KPK, ia menepisnya.

"Ah, gak ada itu," katanya dengan nada tinggi.

Ditanyakan lebih lanjut ihwal kedatangannya bertepatan dengan aksi penggeledahan oleh KPK, Edy mengatakan datang sendiri tanpa ada yang memanggil.

"Gak ada yang manggil aku, aku datang sendiri," katanya sembari memasuki gerbang rumah Syahrial.

Sampai saat ini, Juru Bicara KPK Ali Fikri belum merespons terkait penggeledahan KPK di rumah Wali Kota Tanjungbalai.

Sumber: tribun-medan.com