IRAN, HETANEWS.com - Gempa dengan magnitudo 5,9 mengguncang Provinsi Bushehr, Iran, pada Minggu (18/4) kemarin.

Menurut laporan tidak ada korban jiwa serta kerusakan berat pada bangunan akibat gempa. Senin (19/4), pusat gempa dilaporkan berada di Kota Rig. Pemerintah Iran langsung mengirim tim penyelamat dan 50 ambulans ke lokasi.

Menurut pejabat Kota Rig, Gholamreza Mehrjou, jaringan listrik dan internet di kota itu sempat padam akibat gempa. Namun, saat ini berhasil dipulihkan.

Meski begitu, sejumlah penduduk belum berani kembali ke rumah karena khawatir dengan gempa susulan.

Pemerintah Iran menyatakan kompleks reaktor nuklir yang ada di provinsi itu juga tidak terdampak gempa dan dalam kondisi baik.

Menurut data badan kegempaan setempat, pusat gempa berjarak 100 kilometer dari reaktor nuklir itu, dengan kedalaman sepuluh kilometer.

Sejumlah media massa di Iran melaporkan ada 16 kali gempa susulan setelah gempa pertama terjadi. Beberapa bangunan di kawasan pedesaan dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Sementara korban luka yang tercatat sebanyak lima orang di wilayah Gonaveh. Menurut Kepala Sekolah Kedokteran Universitas Bushehr, Saeed Kashmiri, para korban luka itu sudah dibawa ke rumah sakit.

Iran adalah salah satu negara di dunia yang kerap mengalami gempa karena berada di dua antara patahan lempeng bumi.

Pada 2003 silam, gempa dengan magnitudo 6,6 mengguncang Provinsi Kerman dan menyebabkan 31 ribu orang meninggal. Gempa itu juga membuat kota tua Bam hancur lebur.

sumber: cnnindonesia.com