JAKARTA, HETANEWS.com - Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal.

Pengeroyokan terjadi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (18/4) pagi.Insiden pengereyokan yang dialami DB dan YBS tersebut dibenarkan oleh Camat Kebayoran Baru, Tomy Fudihartono.

Namun, Tomy mengaku tak mengetahui lebih lanjut penyebab insiden tersebut.Menurut dia, kasus ini masih ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

"Ya benar. Belum tahu (penyebabnya). Sekarang ditangani oleh Polres Jaksel," kata dia kepada CNNIndonesia.com, Minggu (18/4) malam.

Peristiwa pengeroyokan itu juga diunggah akun Instagram @ndorobeii. Video yang diunggah akun tersebut, menulis keterangan tentang pengeroyokan tersebut. Namun demikian, tak ada aksi kekerasan yang ditampilkan dalam video tersebut.

Akun @ndorobeii menuliskan bahwa insiden tersebut, bermula saat mayat YSB ditemukan tergeletak di trotoar Jalan Faletehan, Kelurahan Melawai, Kebayoran Baru, Jaksel sekitar pukul 7.41 WIB oleh dua warga.

Dua korban kemudian dilarikan menggunakan taksi ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta. Satu korban berinisial YSB tewas karena kehabisan darah setelah mengalami luka di bagian tangan dan paha diduga karena sayatan senjata tajam. Sementara, anggota TNI berinisial DB masih dalam penanganan medis.

Tomy membenarkan bahwa korban meninggal adalah anggota kepolisian dari Resimen 3 Brimob kelapa 2. Sedangkan DB adalah prajurit TNI berpangkat Serda dari Grup 1 Kopassus.

"Hasil pemeriksaan pada korban ditemukan luka tusuk lengan kanan tembus, luka robek paha kaki sebelah kanan," demikian keterangan dalam tangkapan layar pesan yang diunggah akun tersebut.

Sementara itu, Polres Jaksel maupun TNI belum buka suara terkait insiden tersebut. CNNIndonesia.com, telah menghubungi Kapolres Jaksel Kombes Pol. Azis Andriansyah namun tak mendapat respons.

Sumber: CNN Indonesia