SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Parapat merupakan salah satu sasaran proyek pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba. Sejumlah pengerjaan proyek bernilai miliaran sedang berlangsung disana.

Salah satunya adalah proyek pembangunan trotoar dan drainase di beberapa titik di seputaran Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Kondisi di lapangan, tidak semua hasil pengerjaan proyek selesai. Banyak diantaranya rusak dan dibangun asal jadi.

Warga setempat yang tergabung dalam Forum Diskusi Pariwisata, Minggu (18/04/2021) menumpahkan kekesalan atas proyek tersebut.
H Rahimal K Noor mengungkapkan, tidak sedikit diantara proyek itu tidak sesuai dengan spesifikasi.

Tak cuma itu, kata dia, drainase dan trotoar itu tampaknya tidak dikerjakan sesuai target. Malah terkesan ditinggal oleh para pekerja.

Belum lagi ada beberapa lokasi jalur parit yang meluap hingga drainase semakin tidak berfungsi setelah proyek itu dilaksanakan.

Lanjut Noor, banyak pengerjaan yang dipaksakan sehingga tidak sesuai dengan fungsi dan menimbulkan persoalan baru. 

Misalnya pembangunan trotoar dan drainase di beberapa jalur digenangi air saat hujan turun.

"Jalan air untuk ke parit tidak ada dibuat. Sehingga ketika hujan, parit sama sekali tidak berfungsi untuk aliran air hujan." tulis Rahimal dalam diskusi.

"Prinsipnya bagaimana ada proyek, nggak perlu fungsinya," ketusnya.

Johan Prasetyo juga menyesalkan hasil pengerjaan proyek drainase dan trotoar tersebut. Pengusaha Travel di Sumatera Utara ini meminta pemerintah lebih serius.

Johan menyebut jika dana pembangunan proyek bersumber dari pemerintah pusat yang jumlahnya tidak sedikit

"Harusnya bisa digugat instansi yang tidak serius menjalankan tugasnya. Karena kesan asal jadi tanpa koordinasi dan planning yang matang, hanya akan membuat high cost development.” 

“Yang kasihan rakyat karena semua itu adalah uang rakyat." tulis Johan dalam percakapan WA grup.

Proyek trotoar dan drainase yang luluh lantah pasca pengerjaan selesai dapat ditemui di jalur kiri depan Tara Bunga Hotel menuju Open Stage Parapat [Pagoda] dan jalur kiri dari depan terminal Parapat.

Sementara di sepanjang jalan Sisingamangaraja terlihat trotoar porak poranda dan amburadul. 

Penulis: Kotributor Toba, Feri

Baca juga: Sering Dikunjungi Menteri, Jalan Rusak Di Parapat Tak Diperbaiki