HETANEWS.COM

Bahas Hasil Rekomendasi, Pansus LKPj dan AMJ Wali Kota Usulkan di Parapat

Ketua Pansus Kennedy Parapat

Siantar, hetanews.com - Tim Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2014 dan LKPj Akhir Masa Jabatan (AMJ) Wali Kota 2010 - 2015, akhirnya selesai melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Selasa (26/5/2015).

Direncanakan, usai RDP dimaksud, Pansus akan membahas hasil rekomendasi atas LKPj dan LKPj Wali Kota Siantar. Namun beredar informasi, jika pansus akan membahas hasil rekomendasi itu di Hotel Niagara, Parapat, Kabupaten Simalungun, hari ini, Rabu (27/5/2015).

Hal ini jelas menimbulkan tanda tanya mengapa pembahasan hasil rekomendasi itu dilakukan di luar Kota Siantar. Sementara itu, diketahui sejak pansus bekerja dan melakukan RPD dengan SKPD Pemko Siantar selalu dilaksanakan di gedung DPRD Siantar.

Selain itu, patut juga dipertanyakan apakah ada donatur yang membiayai rapat pansus itu dilaksanakan di luar Kota Siantar. Sementara itu diketahui, Pansus LKPj sedang getol-getolnya menyoroti pelepasan lahan eks PTPN III Kebun Bangun, Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba. Khususnya mengenai adanya nota kesepahaman antara Pemko Siantar yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Donver Panggabean dengan pihak ketiga PT Detis Sari Indah terkait pengelolaan lahan dimaksud.

Ketua Pansus Kennedy Parapat, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, mengaku usulan membahas hasil rekomendasi itu berdasarkan keputusan bersama dari Tim Pansus. "Teman-teman meminta agar tim pansus untuk memberikan rekomendasi agar tenang dan tanpa gangguan serta tekanan," kata Kennedy.

Lanjutnya, tim pansus akhirnya sepakat untuk melakukan rapat pembahasan LKPj 2014 dan LKPj AMJagar dilakukan di Parapat. “Kesepakatan dengan teman-teman agar dilakukan di Parapat, terus kita ajukan ke Ketua DPRD dan nanti akan diteruskan ke Sekretaris Dewan (Sekwan)," jelas Kennedy.

Namun untuk kepastiannya, politisi dari Partai Hanura ini menuturkan, menunggu jawaban dari ketua DPRD dan Sekwan. “Dari mana langsung tau tempatnya. Kita aja belum tau itu jadi apa tidak, tergantunglah nanti apa kata Sekwan dan Ketua," ucap Kennedy.

Dia juga mengatakan, bahwa hal tersebut bukan keputusan dari dirinya melainkan keputusan bersama dari Tim Pansus. “Itu bukan keputusan Kennedy itu dari teman-teman Tim Pansus. Kalau keputusan saya nanti Kennedy dibilang diktator," katanya sambil bercanda.

Penulis: tom. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan