JAKARTA, HETANEWS.com - Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco, mengaku telah memberikan sampel darahnya untuk mendukung uji fase kedua vaksin nusantara. Menurut dia, sample darah itu dibutuhkan untuk memastikan apakah vaksin nusantara dapat disuntikkan pada fase ketiga.

"Hari ini saya sudah diambil sampel darah untuk diolah selama 7 hari untuk dijadikan vaksin nusantara yang kemudian nanti akan dimasukkan ke dalam tubuh saya dalam 7 hari ke depan," kata Sufmi di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Rabu (14/3).

Menurut Sufmi, proses yang dijalaninya cukup baik. Dasco pun meyakini jika semua tahapan berjalan baik dan mendapat dukungan, maka Indonesia dapat melahirkan vaksin Covid-19 secara mandiri.

"Prosesnya juga berjalan dengan baik dan tidak terlalu lama saya pikir kalau ini dijadikan proses vaksinasi itu juga tidak akan membutuhkan waktu yang lama seperti vaksinasi biasanya," jelas Sufmi.

Sufmi optimis dengan lahirnya vaksin nusantara, kekayaan vaksin dimiliki Indonesia yang saat ini jumlahnya masih terbatas akan semakin tercukupi. Dia juga berharap, perdebatan terkait vaksin nusantara harus diredakan, sebab dengan lahirnya vaksin nusantara sebatas demi menuju Indonesia sehat.

"Saya pikir dengan ada vaksin nusantara akan menambah kekayaan vaksin apalagi produksi dalam negeri sehingga bisa membantu pemerintah untuk menekan laju Covid-19 di negara kita, jadi tidak perlu diperdebatkan karena antara vaksin satu dengan vaksin lain itu tidak ada masalah," dia menandasi.

Baca juga: Komisi IX DPR: Tidak Ada Penolakan BPOM Soal Uji Vaksin Nusantara

sumber: kumparan.com