SIANTAR, HETANEWS.con – Lemahnya satgas Kota Siantar tampak dimana hanya hitungan beberapa hari satgas Siantar kecolongan dalam penerapan protokol kesehatan.

Sebelunya, pada hari senin, (12/4/2021) satgas Siantar kecolongan tidak mengetahui adanya warga Siantar yang mendadak meninggal di depan Bank BCA. Yang dimana jenazah dievakuasi tanpa menggunakan APD. Daniel Siregar selaku Sekretaris satgas Siantar justru melemparkan kesalahan kepada Satgas kelurahan yang diisi tiga pilar yaitu Babinsa, Babinkamtibnas dan satgas kelurahan.

Selang dua hari tepatnya hari ini Rabu, (14/4/2021) satgas Siantar kembali kecolongan sekitar pukul 9.00 wib terjadi kerumunan di depan Bank BNI Siantar yang dapat menimbulkan klaster terbaru. Dari hasil wawancara hetanews dengan Sekretaris Satgas Siantar Daniel Siregar justru melimpahkan kesalahan kepada pihak BNI.

Sekretaris Satgas Siantar Daniel Siregar saat dikonfirmasi justru mengelak dengan mengatakan kalau pihak BNI tidak mengetahui di Siantar itu menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Saat kita memanggil pihak BNI mereka mengatakan tidak mengetahui kalau di Siantar itu masuk salah satu daerah yang menerapkan PPKM,” ujarnya saat diwawancarai di ruang data.

Lanjut Daniel kalau pihaknya sudah memanggil perwakilan dari pihak BNI untuk membicarakan solusiagar tidak menimbulkan kerumunan lagi saat pengambilan bantuan PNM Mekaar.

“Kita sudah bicarakan solusinya. Dari hasil pembicaraan dengan pihak BNI akan di buat saat pengambilan no urut antrian itu agar dibuat pembatasan setiap harinya,” ujarnya.

Salah seorang masyarakat Matius Sianturi menilai apa yang dikatakan Daniel Siregar sudah sangat tidak masuk akal. Karena menurutnya kenapa satgas Siantar selalu buang badan dan selalu melemparkan masalah.

“Kenapa pihak BNI yang justru disalahkan. Jadi apa sosialisasi yang dilakukan mereka?,” ujarnya.

“Janganlah selalu melemparkan kesalahan. Seharusnya mereka selaku Satgas harus intropeksi diri. Masa tiapa ada maslah mereka itu selalu melemparkan kesalahan sama yang lain,” tutupnya.