SIANTAR, HETANEWS.COM – Ratusan ibu-ibu dari wilayah Siantar Simalungun mendatangi kantor BNI Cabang Siantar untuk mempertanyakan pemblokiran bantuan dari PNM Mekaar sebesar 1.2 juta.

Para ibu-ibu tidak memperdulikan protokol kesehatan demi mendapatkan bantuan, bahkan para ibu-ibu banyak yang membawa anak bayinya.

Terkait adanya kerumunan ibu-ibu itu, Satgas Covid-19 baik dari kelurahan, kecamatan maupun kota tidak ada yang hadir, padahal jarak antara kantor Satgas Covid-19 dengan Bank BNI tidak sampai 1km.

Ibu-ibu bawa bayi ke kantor BNI Kota Siantar

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Siantar, Kartini Batubara mengatakan bahwa akan meneruskan informasi tersebut kepada Satgas  Covid-19.

“Terima kasih, kita akan teruskan ke Satgas Covid-19,” kata Kartini.

Menurut informasi yang di dapat Kartini, sampai saat ini tidak ada koordinasi antara Bank BNI Cabang Siantar kepada Satgas Covid-19 terkait kerumunan tersebut.

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Daniel Siregar mengatakan bahwa mereka telah memanggil pihak BNI untuk dimintai keterangan terkait adanya kerumunan tersebut.

“Satgas sudah panggil pihak BNI ke sekretariat satgas di Ruang Data, kita sedang menunggu kedatangan mereka,” katanya.