SIMALUNGUN, HETANEWS.com – Masyarakat Simalungun mulai geram dan meminta Kapoldasu yang baru, Irjen Pol Panca Simanjuntak menurunkan tim untuk menyelidiki perjudian yang menggunakan mesin seperti permainan tembak ikan (Gelper-ret) dan jekpot beroperasi di Kabupaten Simalungun.

Nekat juga pengusaha judi yang satu ini. Bisa-bisanya, bisnis ilegal berjenis gelper mesin tembak ikan yang dikelolanya sangat bebas beroperasi di wilayah hukum Polres Simalungun.

Padahal, bisnis ilegal yang benar-benar sudah melanggar pasal 303 KUHP tersebut tampak jelas dan terang-terangan tanpa tersentuh hukum dari aparat.

Mulusnya kegiatan bisnis ilegal gelper tersebut diduga dibeckup oleh aparat penegak hukum setempat. Diduga dan disebut-sebut oknum aparat sudah kecipratan fulus dari pengusahanya.

Menurut beberapa warga menuturkan, gelper tembak ikan perjudian itu disebut-sebut pemiliknya bernama SR itu, tidak takut lagi dengan aparat penegak hukum (APH) atau polisi setempat.

“Kayaknya pengusaha atau pemilik gelper tembak ikan itu kebal hukum pak, buktinya masih beroperasi,” ungkap salah satu warga yang tak mau disebut namanya.

Dimana sudah nyata-nyata adanya permainan diduga judi berkedok mesin tembak ikan malah tidak ada tindakan tegas dari APH, apalagi disaat pandemi covid-19 ini.

“Seharusnya pengusaha gelper tersebut mematuhi anjuran pemerintah agar menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jaga jarak dan menggunakan masker,” ungkap mereka.

Namun herannya, sampai saat ini pihak APH setempat terkesan membiarkan gelper tembak ikan tersebut tetap beroperasi.

Mereka meminta kepada Kapoldasu yang baru, Irjen Pol Panca Simanjuntak untuk memerintahkan kepada seluruh jajarannya agar memberantas penyakit masyarakat di wilayah hukum Polsek Perdagangan Resort Simalungun.

“Diminta kepada Kapoldasu segera memerintahkan anggotanya untuk menutup gelper tembak ikan tersebut,” ujarnya.