HETANEWS.com - Pria yang melakukan kekerasan terhadap keluarganya di Medan yang sempat viral beberapa waktu lalu akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian Polresta Medan pada Minggu (11/4/2021).

Pria itu pun selanjutnya digiring ke kantor polisi untuk dimintai keterangan terkait aksinya yang telah melakukan kekerasan terhadap anak anak dan istrinya. Sebelumnya, diketahui bahwa telah beredar video yang menayangkan aksi brutal seorang ayah kepada anaknya di Medan.

Dalam rekaman video terlihat pria tersebut awalnya memegang sebuah senjata tajam berupa parang yang hendak digunakannya untuk menyerang sang anak yang saat itu terlibat cekcok dengannya.

Seorang gadis cantik bernama Sheylla Ariela Tambunan membagikan pengalaman mengerikan saat ayah kandungnya mencoba menyerangnya di dalam kamarnya.

Sheylla merekam momen mengerikan itu pada Selasa (6/4/2021) malam sekitar pukul 22.00 WIB, dan membagikannya melalui akun Instagram-nya pada Rabu (7/4/2021). Menurut penjelasannya, ayah kandungnya itu hendak memukulnya dengan kayu panjang di bagian kepala. 

Tak cuma itu, ayah kandungnya yang di dalam video terlihat tak pakai baju juga sempat mengarahkan senjata tajam ke lehernya. Kejadian ini terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara.

"Kemudian mengarahkan senjata tajam yg seperti di video ke leher kiri saya namun dihalangi adik saya. Dia menuju ke kamarnya menghancurkan seisi kamar lalu datang kembali seperti yg saya video kan dengan membawa senjata tajam yg awalnya mau ditujukan kembali ke saya namun lagi lagi dilerai adik saya dan adik saya yg jadi sasarannya," terang Sheylla.

Sheylla membagikan video itu dengan maksud mencari pertolongan. Ia men-tag  aku  @poltabesmedan @poldasumaterautara @humaspolrestabesmedan @polsekmedan.baru @polsekmedankota untuk mencari pertolongan.

"Kami cuma ingin pertolongan dan rasa aman. Tolong untuk tolong bantu kami pak, permudah kami utk menyelesaikan kasus ini. Video ini hanya beberapa detik karena saya sgt takut utk merekamnya," katanya.

Belakangan terungkap, Sheylla diserang ayahnya lantaran membela ibu kandungnya yang kabur.

"Saya mau dibunuh papa kandung saya karena bela mama yang kabur karena takut dipukulin," katanya.

Sumber: indozone.id