SIMALUNGUN, HETANEWS.com – Jalan Saribu Dolok merupakan jalan penghubung antara Kota Siantar dengan Ibukota Kabupaten Simalungun, Raya, dimana di Nagori Janggir Leto banyak jalan rusak dan berlumbang dan sudah 5 tahun tak pernah diperbaiki.

Hal itu sangat mengganggu para pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat ke atas, untuk mendistribusikan hasil tani mereka.

Salah satu warga marga Sianturi yang di temui di Janggar leto mengatakan bahwa Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi sudah beberapa kali melintas dari sini, tapi tetap diabaikan.

“Percuma Gubernur beberapa kali lewat dari sini tapi gak diperbaiki jalan ini, harusnya kan di perbaiki, tinggal perintahnya dia,” kata Sianturi Jumat (9/4/2021).

Sianturi juga mengatakan jalan rusak di Janggar leto merupakan jalan yang paling parah, karena memakan semua badan jalan.

“Lihatlah, tidak ada yang sisa untuk dilalui, pengendara terpaksa ikut masuk lubang demi melintasi jalan rusak ini,” katanya.

Senada dengan Sianturi, L boru Saragih mengatakan jalan rusak ini sudah banyak makan korban, apalagi di malam hari.

“Sudah banyak pengendara kereta jatuh disitu, mereka jatuh apalagi waktu malam hari, karena gak nampak jalan yang rusak,” katanya.

Dia meminta agar pemerintah provinsi segera memperbaiki jalan rusak tersebut, karena ini jalan satu satunya jalan penghubung ke Siantar dari Raya