MEDAN, HETANEWS.com - Anggota Komisi II DPRD Medan Afif Abdillah, yang juga anak mantan Wali Kota Medan Abdillah menyampaikan permintaan pada Muhammad Bobby Afif Nasution. Adapun permintaan itu berkenaan dengan masalah sekolah tatap muka.

Afif Abdillah meminta Wali Kota Medan segera mempersiapkan ujia coba sekolah tatap muka dalam waktu dekat.Namun, kata Afif, sebelum uji coba dilakukan, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution harus benar-benar memastikan segala infrastruktur pendukung di lapangan.  

"Selain vaksinasi terhadap tenaga pendidik seperti guru, murid yang akan ikut uji coba sekolah tatap muka juga harus divaksin," kata Afif, Kamis (8/4/2021).

Dia mengatakan, ini dilakukan agar tidak terjadi klaster baru di lingkungan sekolah. 

"Usulan kami, kalau bisa uji coba sekolah tatap muka di Medan ini dilakukan di kawasan yang sedikit penambahan kasus positif Covid-19 nya," kata Afif. 

Walau demikian, sambung Afif, dia melontarkan kekecewaannya pada Gugus Tugas Covid-19. Menurut Afif, tidak ada koordinasi yang jelas antara Gugus Tugas Provinsi dan Kota Medan. Sebab, sering kali terjadi perbedaan data antara kedua Gugus Tugas ini. 

"Makanya nanti akan kami klarifikasi juga lah ke Gugus Tugas Covid-19 Medan dan Sumut ini. Data yang mana yang betul," kata Afif.

Dia juga meminta kepada Dinas Pendidikan Kota Medan untuk berkonsultasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Epidemiologi. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Adlan mengaku masih menunggu arahan pemerintah pusat.   

"Kepastiannya belum ada sampai saat ini, kami masih menunggu arahan dari (pemerintah) pusat soal belajar tatap muka itu," kata Adlan. 

Dia mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Medan telah menugaskan stafnya dalam rapat pembahasan rencana belajar tatap muka dengan Kemendikbud.

"Bagaimana hasil rapatnya, itu kita belum tahu, karena masih dibahas. Mungkin dalam satu atau dua hari kedepan kita baru tahu bagaimana hasil pembahasannya, kita tunggu saja dulu," ujarnya.

Selain itu, Adlan memastikan jika pihaknya terus berfokus dalam menuntaskan proses vaksinasi kepada sekitar 20 ribu guru yang ada di Kota Medan.

Selain membantu program pemerintah dalam menciptakan Herd Imunity terhadap Covid-19, proses vaksinasi tersebut juga sekaligus sebagai bentuk persiapan dari Disdik Kota Medan dalam menghadapi sistem belajar tatap muka di sekolah pada tahun ajaran baru mendatang, sekalipun hingga saat ini kepastian itu belum diperoleh dari pemerintah pusat.

"Intinya kita bersiap saja. Kalau sistem belajar tatap muka ternyata jadi dimulai di tahun ajaran baru nanti, maka kita sudah siap, karena guru-guru nantinya sudah divaksinsi, minimal 75 persen dari total guru di Kota Medan,"

"Tapi seandainya pun belum diizinkan untuk belajar tatap muka di tahun ajaran baru nanti, setidaknya kita sudah mendukung program vaksinasi pemerintah," katanya.

Saat ini, lanjut Adlan, proses vaksinasi kepada para guru di Kota Medan masih terus berjalan. Dinas Pendidikan Kota Medan terus berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam upaya percepatan proses vaksinasi kepada para guru yang masuk ke dalam kategori pelayan publik.

Sumber: tribunnews.com