ASAHAN, HETANEWS.com - Di bawah teduhnya pohon pohon sawit  sesekali terasa ditembus cahaya matahari yang hangat.  Suasana hening dan tenang begitu terasa di Huta Rao Dusun 2 Kampung Subur, Kecamatan Bandar Pulau. 

Dibalik itu sosok pria dengan ulos dililitkan ke lehernya menyapa warga dengan senyumnya yang khas.

Hinca Panjaitan, Anggota DPR RI itu datang ke kampung halamannya mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Rabu 7 April 2021 sore.

Pria kelahiran Kabupaten Asahan yang dikenal sebagai politisi sepak terjang di kancah nasional, memilih Desa Rao untuk bertukar pikiran dengan masyarakat. 

Pemaparan 4 Pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal dibahas secara jelas dalam sosialisasi ini.

Baca juga: Hinca Ajak Petani Bergotong royong Budidayakan Nilam

Hinca juga menyinggung kondisi perekonomian warga di tengah kondisi pandemi Covid 19. Pandemi yang begitu memukul hingga kini belum diketahui kapan berakhir. 

Wakil Ketua Komisi III DPR ini pun bertanya kepada warga seperti apa penghasilan yang menopang kehidupan masyarakat di Huta Rao. 

Tanpa pikir panjang, warga menyahut dengan tegas “Bertani, Pak.” Jawaban itu kemudian disusul dengan penjelasan komoditi kopi, sawit dan ubi yang ditanam oleh warga setempat.

Percakapan dua arah pun berlanjut. Politisi Demokrat ini menjelaskan dengan tutur kata yang lemah lembut. 

Ia mengajak warga dan Kelompok Tani [Poktan] untuk bertani menanam tumbuhan yang dicari sejam zaman kolonial VOC datang ke Indonesia. Hinca menjelaskan penggalan sejarah bahwa tanaman itu adalah tumbuhan Nilam.

Dengan penjelasan yang begitu gamblang, Hinca memberi ide bagaimana prospek tanaman Nilam hingga basis pasar atau pembeli dapat diraih.

“Sebelum ditanam petani sudah dapat memastikan ada pembeli [tumbuhan] yang mereka tanam. Sehingga masyarakat pasti dapat menghitung berapa pendapatannya,” ucapnya

Pada kesempatan ini, Hinca ‘flashback’ kala itu Huta Rao pernah menjadi salah satu wilayah yang sukses sebagai pendulang Nilam terbesar di nusantara.

“Sehingga Huta Rao yang terkenal dengan penghasil nilam dan sukses dan jaya  pada masanya dulu, dapat kembali lagi dengan hastag yang baru 'Nilam Huta Rao Terbaik Di Dunia',” ungkapnya.

Menurut Hinca, dengan terobosan tersebut ia meyakini ketahanan pangan dan ekonomi warga Huta Rao dapat terpenuhi di masa pandemi yang cukup pelik ini.

Merespon itu, warga terlihat begitu antusias dari mimik wajah dengan senyum lebar diiringi deru tepuk tangan mendengar penjelasan Hinca. 

Tanaman Nilam dalam sosialisasi 4 Pilar menjadi pucuk pembahasan yang cukup menarik saat matahari akan tenggelam di ufuk barat Huta Rao.  

Baca juga: Penjelasan Hinca Panjaitan Terkait SP3 Kasus BLBI