NTT, HETANEWS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat memerintahkan jajarannya bersama aparat keamanan yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) bersama Polda NTT menggelar sidak Toko Bahan Bangunan yang 'nakal' menaikkan harga bahan bangunan usai banjir bandang di NTT.

Viktor menyebut instruksi tersebut guna menghindari kenaikan harga bahan bangun setelah bencana alam akibat cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur terjadi sejak pekan lalu.

"Saya instruksikan Kasat Pol PP Provinsi NTT berkoordinasi bersama Polda NTT untuk melakukan sidak mulai Rabu (7/4) terhadap toko penyedia bahan bangunan agar tidak menaikan bahan bangunan setelah bencana di NTT", kata Laiskodat melalui keterangan tertulis, Rabu (7/4).

Seruan dan instruksi ini diakui pihaknya memang sengaja dikeluarkan sebagai respons dan antisipasi atas temuan di lapangan dan keluhan masyarakat berkaitan dengan kenaikan harga bahan bangunan. Mengingat banyak rumah rusak dan bangunan fasilitas umum terdampak akibat bencana ini, tentu perbaikan dengan bahan bangunan pun akan segera dilakukan.

Viktor bahkan menyebut mestinya para pemilik toko dan pedagang bahan bangunan bisa lebih berempati terhadap korban dengan salah satunya tidak mematok harga tinggi atas dagangan mereka.

"Para Pedagang bahan bangunan sungguh tidak turut merasa berduka dan prihatin terhadap peristiwa yang dialami rakyat NTT, untuk itu saya perintahkan agar harga segera diturunkan", kata dia.

Dia pun berharap masyarakat bisa memberi dukungan atas kebijakan ini, salah satunya dengan melaporkan kepada pemerintah jika menemukan toko penyedia Bahan Bangunan yang menaikan harga.

"Selain dilakukan sidak, diharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah dan dipastikan tokonya ditutup dan izinya di cabut", kata Laiskodat.

Laiskodat sendiri sejak kejadian bencana alam ini kerap melakukan kunjungan ke beberapa tempat dan menemui sejumlah warga terdampak. Kemarin, Selasa (6/4) dia juga melakukan kunjungan ke Kabupaten Malaka yang menjadi salah satu wilayah terdampak cuaca ekstrim di NTT.

Pemprov NTT juga telah mendirikan pos Komando Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja yang berada di Aula El Tari Kupang.

sumber: cnnindonesia.com