SIANTAR, HETANEWS. com - Warga Kota Siantar masih menunggu kepastian kapan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih Pilkada Siantar 2020. 

Di tengah ketidakpastian itu kursi wakil Wali Kota jadi incaran. Belakangan sejumlah Parpol membuka lebar lebar penjaringan calon wakil wakil Walikota Siantar.

Sederet nama pun bermunculan. Seolah mencuri momentum  sebagai cara praktis untuk duduk sebagai orang nomor dua mendampingi dr Susanti Dewayani.

Sementara itu jadwal pelantikan walikota dan wakil walikota almarhum Asner Silalahi dan dr Susanti Dewayani sejauh ini masih belum ada kejelasan. 

Baca juga: Menunggu Keputusan Menteri Demi Dana Kompensasi

dr Susanti yang belum dilantik sebagai wakil, kini tempatnya sudah diincar. Konon lagi ketika dirinya dilantik sebagai walikota menggantikan almarhum Asner Silalahi. Perebutan kekuasan semakin terang benderang.

Sejumlah pihak menilai, posisi wakil walikota hanya jadi batu loncatan untuk memudahkan pertarungan di Pilkada Serentak yang direncanakan digelar 2024. 

AMJ

Penyebab ketidakjelasan soal jadwal pelantikan terbentur akhir masa jabatan atau AMJ walikota Hefriansyah dan wakilnya Togar Sitorus periode 2017-2022.

Jika merujuk masa periodisasi tersebut, kemungkinan pelantikan Asner-Susanti bakal digelar Februari 2022. 

Dilain sisi sejumlah pihak meyakini mampu mempercepat proses pelantikan tak sampai menyeberang ke tahun 2022 dengan upaya ‘lobi lobi’. 

Untuk menduduki kursi wakil walikota bukan perkara mudah. Rangkaian dan proses bisa jadi memerlukan waktu yang cukup lama.

8 Parpol pengusung Paslon Asner Susanti dan Anggota DPRD Siantar punya andil menentukan siapa yang duduk sebagai wakil.

Baca juga: Mendagri Pastikan Jabatan Hefriansyah-Togar Hingga 2022

Ditunda

DPRD Siantar menunda salah satu agenda pembahasan paripurna yakni pemberhentian walikota dan wakil walikota Siantar. Alasannya belum ada kepastian soal akhir masa jabatan Hefriansyah Togar.

Pada paripurna yang digelar 28 Januari 2021 itu, DPRD Siantar juga mengusulkan pengangkatan walikota dan wakil walikota sesuai dengan SK ketetapan KPU Siantar tentang penetapan walikota dan wakil walikota terpilih Pilkada Siantar 2020.

Lebih dua bulan sejak paripurna itu digelar, sejauh ini DPRD Siantar belum menunjukkan upaya komunikasi mereka kepada Kemendagri mengenai jadwal pelantikan. 

Di tengah penantian ini, warga Siantar semakin dibingungkan dengan ‘rebutan’ pencalonan wakil walikota Siantar yang semakin tidak menjawab penyebab ketidakpastian pelantikan.

Baca juga: Masa Jabatan Hefriansyah-Togar Belum Habis