SIANTAR, HETANEWS.com - Walikota Siantar kembali mengeluarkan Surat Edaran tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dalam rangka pengendalian penyebaran virus Covid-19.

Namun sayangnya, surat dengan NOMOR:440/1400/1/2021 berlaku dari tanggal 23 Maret - 5 April 2021 kembali tidak berjalan dengan baik.

Hal itu terlihat masih banyak cafe-cafe, warung kopi yang buka hingga tengah malam dan Satgas Covid-19 Kota Siantar tidak bergerak sama sekali.

Tidak hanya Satgas Covid-19 Kota Siantar saja, Satgas Kecamatan dan Kelurahan turut demikian.

Mulai diedarkannya surat tersebut dari 23 Maret kemarin dari 8 kecamatan dan 53 kelurahan di Kota Siantar hanya satu kelurahan saja yang tampak bekerja, padahal banyak acara pernikahan maupun acara orang meninggal melewati jam yang sudah ditentukan yaitu jam 16.00 wib.

Screenshot Surat Edaran Walikota tentang pembatasan kegiatan masyarakat dalam rangka penyebaran Covid-19 dari tanggl 23 Maret sampai 5 April 2021

Kurangnya tindakan dari Satgas Covid-19 Kota Siantar mendapat komentar dari warga.

Warga Siantar Roni Sidabutar menganggap surat edaran walikota hanya sebatas kertas yang tak berarti.

"Surat edaran itu harusnya ditindaklanjuti oleh Polisi, TNI, Satgas Covid-19 bukan dianggurin gitu aja," kata Roni.

Diapun meminta kepada Satgas agar lebih aktif lagi dalam mencegah Covid-19 karena berpengaruh kepada sekolah anak.

"Anak-anak mau sekolah bulan Juli kepada Polisi, TNI, Walikota, Satgas tolong aktif, jangan sampai sekolah anak-anak dibatalkan seperti bulan satu kemarin gara-gara Siantar Zona merah," tegasnya.