HETANEWS.COM - Foto dua orang operator berseragam Pertamina melakukan hal yang dilarang di depan mesin pengisian BBM, satu bermain handphone dan satu lagi merokok. Jarak antara mereka dan mesin pengisi pom bensin kurang lebih 1-2 meter.

Foto tersebut di posting oleh akun Facebook Jhon Frado LumbanTobing di group Facebook  IKATAN ANAK SIANTAR (IKAN ASIN), Jumat (2/4/2021).

"Karyawan pom bensin petatal merokok di lokasi pom bensin, gimana kalau terbakar... 
Tolong di proses bos...," tulis Jhon Frado.

Petugas Pertamina main HP dan Merokok di dekat Pom Bensin

Tidak di ketahui di mana lokasi tersebut, namun kuat dugaan lokasi tersebut berada di Batubara, sebab Jhon Frado memfoto minimarket yang berada di pom bensin dengan nama "Oleh-oleh Batubara Aneka Ikan Asin".

Setelah di posting Jhon Frado LumbanTobing di group mendapat tanggapan dari para netizen.

Seorang Netizen bernama Nurul Dwi Suci Nasution tampak membela perokok yang berada di area pengisian pom bensin.

"Manusia jaman skrg, memposting gak mikirkan kedepan nya.  Mau cari viral.  Org kena imbas nya. Jgn egois.  Bayang kan anda d pecat karna org yg gak d kenal.  Karna masalah begini.  Apa slah nya langsung tegur.  Baik nya d hapus ini postingan.  Kasian, kalau dia udah ada anak gimana nasib anak istri nya.  Think again. ," tulis Nurul.

Minimarket yang berada di lokasi Pertamina menuliskan "Oleh-oleh Batubara Aneka Ikan Asin"

Netizen lainnya Roni Dola Manurung meminta supaya perokok itu di tegur.

"Oke dia salah ..apa gak sebaiknya di tegur lsng.. dari pada post gini.. trus di posting viral.si pria hilang pekerjaan. Anda dapat untung apa?..mending lbh bgs diingatkan lsng aja..jgn sikit sikit jdi kosumsi publik postingan kalau msi bisa di tegur lsng lbh baik dri pada ada nanti di rugikan oleh postingan anda...," tulisnya.

Netizen Panatar Manurung menyebut sudah ada aturan dilarang main HP dan merokok tapi dilanggar petugas.

"Indonesia, Udh di buat di larang hidupkan Hp dan Merokok, masik aja di langgar sama petugas nya," katanya Panatar.

Akun Facebook Bang Jait mengomentari kata-kata satir. "Tidak masalah (merokok )selama belum terbakar," katanya