SIANTAR, HETANEWS.com - Walikota Siantar bersama jajaran TNI-Polri melakukan analisa dan evaluasi PPKM  Berbasis Mikro. Adapun hasilnya dinilai efektif dan mampu meminimalisir penyebaran Covid-19 secara cepat.

"Pelaksanaan PPKM Berbasis Mikro bertujuan agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan sehingga tidak semakin meluas.  Dengan demikian zona merah dan zona kuning bisa menjadi zona hijau. Untuk itu saya mengajak kita semua untuk saling bekerja bersama-sama," sebut Hefriansyah, melalui keterangan tertulis Humas Protokol, Senin (29/3).

PPKM Mikro tersebut juga diperkuat dengan pendirian posko di masing-masing kecamatan. Tujuannya membantu pemerintah daerah untuk melakukan pengendalian Covid-19 serta pelaksanaan Testing, Tracing, maupun Treatment (3T).

Kapolres Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar mengatakan, sesuai perintah Walikota PPKM Mikro dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19.

"Kita ketahui bersama, saat ini peningkatan jumlah positif sangatlah pesat. Dengan diberlakukannya PPKM Mikro, setidaknya dapat mengurangi angka penyebaran Covid-19," jelasnya.

Boy mengharapkan petugas Bhabinkamtibmas terus mengimbau dan mengedukasi warga  untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dari diri sendiri maupun di tingkat RT. 

Dengan demikian penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan petugas Bhabinkamtibmas maupun Babinsa  bekerja sama dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19.

Kasdim 0207/Simalungun Fransisko Sidauruk berharap mulai 5 April 2021 kota ini tidak masuk lagi kategori pelaksanaan PPKM Mikro.

"Semoga untuk kedepannya kita bisa keluar dari PPKM Mikro dan bisa melakukan kegiatan seperti biasa," tukasnya.

Baca juga: Berikut Aturan Pemberlakuan PPKM Mikro Selama 14 Hari