SIANTAR, HETANEWS.com -  Disdik kota Siantar berencana membuka sekolah filial sebagai solusi untuk mengakomodir kekurangan gedung sekolah SMP di Kecamatan Siantar Martoba.

Filial adalah kata lain dari kelas jauh, yaitu kelas yang dibuka di luar sekolah induk diperuntukan untuk siswa-siswi yang tidak tertampung di sekolah, baik karena keterbatasan sekolah, ruang kelas atau jarak tempat tinggal siswa-siswi yang jauh.

Untuk program filial ini, Disdik Siantar berencana memanfaatkan ruang kelas SD negeri hasil grouping yang ada di di Kecamatan Martoba. Sementara SMP Negeri 7 sebagai sekolah induk.

Filial ini merupakan solusi yang ditawarkan oleh Disdik terkait kekurangan sekolah SMP Negeri di Siantar Martoba tahun ajaran 2021-2022. Program ini masih dalam draft.

Sekolah filial kemungkinan menjadi hal baru di Siantar. Kelas jauh ini tentu akan punya payung hukum yang jelas seperti peraturan Walikota.

Menurut Siti Aisyah,Spd dalam tulisannya berjudul “Filial: Sekolah Negeri-Sekolah Swasta’ sekolah kelas jauh ini dapat mengakomodir keinginan sebagian orang tua siswa untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri.

Selain sekolah negeri gratis, kelas filial akan menjadi cikal bakal munculnya sekolah negeri yang baru.

Satu sisi kelas filial punya dampak negatif. Diantaranya sekolah filial numpang di sekolah lain. Maka akan mengurangi kenyamanan siswa-siswi kelas filial akan terganggu.

Kemudian proses belajar mengajar kurang efektif karena fasilitas yang minim. Kelas filial mungkin akan selamanya menumpang, karena dibutuhkan biaya untuk membangun ruangan kelas, sarana dan prasarana, tenaga pengajar serta tata usaha.

Meski demikian, yang perlu diketahui ialah tujuan sekolah filial berdiri karena dalam satu kelompok masyarakat sulit untuk menjangkau sekolah induk.

Baca juga: Disdik Tawarkan Filial Jadi Solusi Bagi Lulusan SD