MEDAN, HETANEWS.com - Polisi masih menyelidiki tewasnya Muhammad Ridho Gufa (37) yang diduga ditembak orang tidak dikenal saat balap liar di Medan Labuhan, Medan. Polisi memeriksa CCTV dan empat saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian.

"Polres Belawan dan Krimum (Polda Sumut) sudah memeriksa empat orang saksi. Kita masih mendalami pemeriksaannya, mendalami TKP untuk mencari bukti-bukti lain, CCTV dan lain-lain," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, saat dimintai konfirmasi, Senin (29/3/2021).

Dia tak menjelaskan detail materi yang ditanyakan ke para saksi. Menurutnya, ada saksi lain yang belum dimintai keterangan. "Masih didalami semuanya," sebut Hadi.

Sebelumnya, Muhammad Ridho diduga ditembak OTK di bagian kepala hingga tewas di depan SPBU Martubung, Sumatera Utara. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/3) pukul 02.00 WIB.

Dari keterangan saksi, terdengar dua kali tembakan saat kejadian. Dia ditembak saat mengikuti balap liar.

"Berdasarkan hasil interogasi para saksi, diketahui bahwa sebelum terjadi penembakan, korban sedang melakukan balapan liar bersama beberapa orang rekan-rekannya," ucap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Minggu (28/3).

Hadi mengatakan peluru menembus dari belakang hingga ke bagian depan kepala korban. Ridho tewas di tempat.

"Turut diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha RX King warna hitam list merah coklat, tanpa plat depan dan belakang. Satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja 150 warna hitam kombinasi jingga dan dua buah selongsong peluru," jelasnya.

sumber: detik.com