SIMALUNGUN, HETANEWS.com – Pemberantasan judi  yang  menggunakan mesin seperti Gelper dan Jekpot di Kabupaten Simalungun masih mimpi. Kapolres Simalungun juga abaikan permintaan ulama, tokoh pemuda dan masyarakat.

Pasalnya, perjudian itu bisa tetap bebas beroperasi  meski sudah diinformasikan kepada Kapolda Sumatra Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanuntak, dan diteruskan kepada Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo.

Sebelumnya, beberapa tokoh masyarakat sudah meminta agar Kapolres Simalungun melakukan pemberantasan dan penutupan tempat judi tersebut. Namun semua itu hanya isapan jempol.

Tidak hanya itu saja tokoh pemuda Simalungun, Matius Sianturi SH bahkan tokoh Agama yang juga sebagai ketua Majelis Zikir Tazkira Sekabupaten Simalungun Hj Burhan Saragih sudah meminta agar jenis judi Gelper dan Jekpot yang ada di simalungun segera ditutup kapolres Simalungun.

Terakhir, br Simanjuntak ibu rumahtangga menelepon Hetanews bercerita kalau dirinya senang membaca berita dimana agar dilakukan penutupan terhadap gelper yang ada di daerah Tanah Jawa.

“Sebenarnya saya tidak pantas curhat dengan abang. Tapi mau gimana lagi gara-gara judi itu isi dapur sudah kosong karena suami saya asik main judi di sana. Saya sangat mendukung kalau tempat itu ditutup,” ujarnya Senin, (29/3/2021).

Lanjutnya, kalau sampai saat ini tempat itu masih buka dan tetap beroperasi walaupun sudah berkali-kali diberitakan.

“Bantulah bang desak pihak polres Simalungun untuk menutup tempat itu. Karena tempat itu sangat merusak dan sudah banyak juga anak muda yang terpengaruh,” ujarnya.

“Saya berharap kepada bapak Kapolres Simalungun yang terhormat agar menutup tempat itu. Janganlah jadi penegak hukum yang tutup mata, kan sudah seharusnya orang bapak menutup tempat perjudian. Dan apa perlu kami emak-emak turun langsung menutup paksa?,” harapnya kepada Kapolres Simalungun.