TOBA, HETANEWS.com - Seorang remaja korban penculikan inisial ASL (12) di Balige, Kabupaten Toba Sumatera Utara berhasil ditemukan dalam kondisi sehat. 

Kanit Reskrim Polsek Balige IPDA Jefriadi Silaban mengatakan, korban ditemukan di Jalan Siborong borong - Parapat Desa Tangga Batu Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba, tepatnya di Perbatasan Kabupaten Toba dan Taput di Gapura Sipittu-Pittu, Sabtu 27 Maret 2021 sekira pukul 19.30 Wib.

"Betul, Korban pun sudah kita pulangkan ke pihak keluarga, malam ini ditemukan di Perbatasan Kabupaten Toba dan Kabupaten Tapanuli Utara," kata Jefriadi.

Jefriadi menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penculikan. Polisi belum bisa memastikan motif dari penculikan tersebut.

"Motifnya belum tahu, masih ditelusuri," ujarnya.

Kronologi kejadian

Masih kata Jefriadi, pada hari Sabtu tanggal 27 Maret 2021 sekira pukul 17.30 Wib dilaporkan kasus penculikan dan Penggelapan Hp pada Sabtu tanggal 27 Maret 2021, sekira pukul 16.00 Wib di Jalan Tarutung Desa Hinalang. 

Saat itu satu unit Mobil Taft Rocky BK 742 Z langsung berhenti didepan Warung Ponsel milik korban. Pelaku berpura-pura hendak membeli Hp bekas yang ada di dalam Etalase

Lalu pelaku tersebut mengatakan kepada kakak korban yang pada saat itu sedang menjaga Toko (Warung) dan pelaku ini pun dengan cepat sambil menaikkan korban ke dalam mobil miliknya.

Tujuannya untuk meyakinkan pemilik Konter Hp, untuk dibawa dan ditunjukkan HP sebanyak 3 unit tersebut dengan alasan akan diberikan kepada anak Pelaku.

Sekitar satu jam kemudian, korban dan Pelaku yang membawanya saat itu pergi menuju ke arah Tarutung, sehingga beberapa lama pelaku yang membawa korban tidak kunjung kembali.

Pelaku memberhentikan mobilnya di salah satu warung di perbatasan Kabupaten Toba dan Taput tepatnya dekat gapura Sipittu - pittu.  Lalu pelaku memberikan uang selembar sebesar Rp.50.000  kepada korban untuk membelikan 10 Aqua ukuran sedang di warung itu

Setelah itu, Korban turun dari mobil pelaku.Tak berselang lama, pelaku pun langsung pergi dengan cepat sambil meninggalkan korban di warung tersebut. 

Sesampainya di warung, korban pun melihat pelaku yang pergi meninggalkan dirinya di warung itu. Korban pun tidak sempat membeli minuman yang disampaikan oleh pelaku dan uang tersebut masih utuh di pegang sama korban.

Melihat si korban, Agustinus Tampubolon (24) warga Desa Tangga Batu Timur mendekati dan menanyakan kepada korban karena curiga sudah lama kali di tempat itu.

‘Siapa lagi yang kau tunggu nak, Siapa yang bisa dihubungi keluargamu.’ 

Si korban memberitahukan salah satu medsos kakaknya kepada agustinus tapi ternyata setelah dibuka facebook kakaknya tidak bisa.

Dan akhirnya, korban ingat nomor WA bapaknya. Kemudian agustinus pun dengan cepat menghubungi nomor WA yang diberikan korban.

Handphone korban dibawa

Dalam perjalanan, polisi mendapat kabar korban sudah diamankan warga. Namun pelaku beserta Hp yang dibawa tidak berhasil ditemukan. Saat ini petugas sedang melakukan pengejaran ke arah Siborong-borong.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Balige IPDA Jefriadi Silaban bahwa dari kesaksian korban penculikan tersebut, pelaku ini ada tiga orang yakni Suami - istri dan satu anak kecil.

Pelaku pria berperawakan badan gemuk dan agak buncit sedangkan istri pelaku wajahnya lebam di sebelah kanan beserta satu orang anak kecil. 

Pasca peristiwa penculikan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Balige IPDA Jefriadi Silaban mengimbau para orang tua agar tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal.

“Jangan memberikan kepercayaan kepada anak dibawah umur untuk menjaga tempat usaha ataupun jaga konter HP di rumah. Panggil orang tua apabila ada orang yang tidak dikenal mau meminta sesuatu. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” kata Jefriadi.

Penulis, Kontributor Toba, Feri

Baca juga: Seorang Wanita Tewas Kecelakaan Di Balige