SIMALUNGUN, HETANEWS.com - M Yusuf (28) dituntut jaksa Agus Vernando Sinaga selama 5,6 tahun denda Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara.

Tapi divonis 6 tahun denda 900 juta subsider 6 bulan penjara. Putusan hakim yang dibacakan dalam persidangan online Pengadilan Negeri Simalungun, Rabu (24/3/2021) lebih tinggi dari tuntutan jaksa.

Menurut hakim pimpinan Roziyanti, hal yang memeberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.

Terdakwa dinyatakan bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Didampingi pengacara prodeo Fransiskus Silalahi SH, terdakwa menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut. 

Menurut hakim,  terdakwa ditangkap anggota Polsek Bangun Ridwan Simanungkalit, Indo R Siahaan dan saksi Lian pada Senin 5 Oktober 2020 pukul 20.00 Wib dari dalam warung Bilyard di Huta V Nagori Bangun Kecamatan Gunung Malela Simalungun. 

Para saksi sebelumnya sudah mendapat informasi jika di warung Bilyard tersebut ada penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Lalu mengamankan  terdakwa bersama barang bukti 2 paket sabu dan satu plastik klip kosong.

Terdakwa mengakui jika sabu sebelumnya ia beli dari Habib (DPO) seharga Rp 300 ribu dan sesampainya di rumah, terdakwa membaginya menjadi 4 paket.

Dua paket menurut rencana akan di jual seharga Rp 150 ribu per paket di warung Bilyard namun keburu tertangkap polisi. 

Baca juga: Warga Bandar Jual Sabu Dengan Sistem Laku Bayar Divonis 6 Tahun