SIMALUNGUN, HETANEWS.com – Tokoh  Ulama di Kabupaten Simalungun meminta kepada Kapolri Irjen Pol Panca Putra agar segera menindaklanjuti perjudian yang menggunakan mesin seperti Gelper dan mesin Jekpot yang semakin hari semakin marak beroperasi di Kabupaten Simalungun.

Hal tersebut disampaikan langsung Hj Burhan Saragih selaku Ketua Majelis Zikir Tazkira sekabupaten Simalungun. Beliau menegaskan agar pihak Polres Simalungun harus segera menindak dan jangan tutup mata dalam hal ini.

“Sudah jelas-jelas dalam Agama Judi itu sangat di tentang dan dilarang. Karena judi itu mengajarkan masyarakat untuk mendapatkan uang dengan praktis dan haram. Seharusnya kita manusia mencari nafkah itu secara Halal,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler Selasa, (23/3/2021).

Lanjut Hj Burhan Saragih, Kapolres Simalungun juga harus menindak tegas siapapun pelaku dari perjudian tersebut baik masyarakat, oknum maupun pensiunan oknum dan semua itu harus di basmi.

“Jangan dilakukan pembiaran, selama inikan kita lihat kalau judi yang menggunakan mesin seperti Gelper dan Jekpot itu kan dibiarkan saja. Kan sangat memalukan apabila Kapolres Simalungun tidak bisa menindaklanjuti. Kalau pun tidak bisa ia lebih baik mundur saja dari jabatannya,” tegasnya.

“Saya juga meminta dan berharap kepada Kapolda Irjen Pol Panca Putra untuk ikut campurtangan. Karena judi Gelper dan Jekpot tersebut sudah bertahun-tahun dilakukan pembiaran. Dan tampaknya kapolres Simalungun maupun Kasat Reskrim tidak dapat melakukannya,” tutup Hj Burhan Saragih.

Sebelunya diketahui, jenis perjudian yang menggunakan mesin tersebut sudah sangat meresakan masyarakat. Dimana permainan tersebut sudah beroperasi di Kabupaten Simalugun selama bertahun-tahun. Dan dari investigasi hetanews bahwa lokasi terbesar ada di Perdagangan, Tanah Jawa dan juga sekitar Saribu dolok. 

Hingga saat ini permainan yang dialih fungsikan tersebut menjadi perjudian tidak pernah tersentuh sama sekali.