SIANTAR, HETANEWS.COM - Warga Marihat mulai geram. Pasalnya sudah empat hari air Perumda Tirtauli di rumah mereka tak kunjung hidup, mereka pun bertanya-tanya, apa sebenarnya yang terjadi.

M Siregar mempertanyakan kenapa sampai 4 hari pemadaman air tak kunjung hidup.

"Apa yang sebenarnya terjadi? Yang tak adanya uang PDAM Tirtauli (sudah berganti nama jadi Perumda Tirtauli) untuk memperbaiki pipa makanya gak diperbaiki?," kata M Siregar saya di temui di Rumah Sabtu (20/3/2021).

Masih kata M Siregar, kenapa baru semalam tangki air turun ke Marihat setelah diberitakan? Seharusnya, kalau tahu kerusakan besar, tangki air PDAM langsung siaga satu dan segera ke lokasi air mati bukan nunggu 3 hari dan setelah di beritakan baru bertindak.

"Mentang-mentang air di kuasai oleh PDAM, jadi suka-suka kalian bah," ujarnya.

Dia pun berfikir ulang apakah kedepannya masih tetap bertahan memakai air Perumda atau membangun sumur bor.

Di lokasi terpisah, Saragih pun mempertanyakan ucapan Direktur Utama Zulkifli Lubis saat melakukan sosialisasi beban tetap air minum di Kantor Camat Siantar Marihat beberapa waktu lalu.

"Kemarin dibilang Perumda akan cepat tanggap namun nyatanya gak kayak gitu, manis kali waktu itu omongan direkturnya," kata Saragih

Warga lainnya R Marpaung mengaitkan soal pengunduran Dirtek Paruhum Siregar dengan kinerja Perumda.

"Apakah karena Dirtek Paruhum Siregar mengundurkan diri makanya penanganan pecahnya pipa Perumda menjadi lambat?," katanya