TOBA, HETANEWS.com - Pemerintah pusat sedang gencar membangun destinasi wisata super prioritas Danau Toba. Upaya itu kian sia-sia ketika penambang sumber daya alam kaldera Danau Toba dibiarkan beroperasi.

Anggota DPRD Sumut mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk menutup seluruh aktivitas pengerukan tanah di perbukitan Danau Toba. 

Diantaranya di Desa Siregar Aek Nalas, Kecamatan Uluan dan Desa Horsik, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba. 

Pengerukan  perbukitan danau toba dapat dilihat secara langsung menggunakan kapal atau boat. Masifnya pengerukan mengancam kerusakan sumber daya alam kaldera Danau Toba.

“Ini tidak boleh dibiarkan terus menerus, instansi terkait harus segera turun untuk menutup seluruh Galian C yang ada di Perbukitan Danau Toba,"  kata anggota DPRD Sumut Victor Silaen, saat meninjau langsung pengerukan bukit menggunakan boat, Rabu (17/3). 

Ia menyebut ada unsur kesengajaan para penambang liar merusak alam Danau Toba. Dirinya juga meyakini para penambang tidak memiliki izin atau illegal.

Ia mendesak aparat penegak hukum [APH] agar menangkap  para pelaku pengerukan bukit karena telah merusak alam. 
Menurut Victor, jika tidak mampu menghentikan penambangan ilegal ini, pejabat yang berwenang lebih baik mundur dari jabatannya.

Gusmiyadi berpendapat senada dengan Victor. Anggota DPRD Sumut ini menyebut pengerukan perbukitan itu merupakan aktivitas Galian C. 

Para pengusaha Galian C mengambil sumber daya alam seperti berbagai jenis batu untuk dijual.  Selain merusak ekosistem, pengerukan itu mengakibatkan bukit gundul dan banyak pohon yang terancam tumbang.

"Jika penambangan liar terus berlanjut, resapan air sekitar akan berkurang.Ini sangat berbahaya, jika hutan sudah gundul bisa terjadi erosi dan bencana alam lain akan menanti,” ungkap Gusmiyadi.

Untuk mengantisipasi kerusakan alam yang lebih luas, upaya yang harus dilakukan adalah segera menghentikan aktivitas penambangan di seluruh wilayah danau toba.

Penulis: Kontributor Toba, Feri

Baca juga: Festival Mardoton Tumbuhkan Semangat Budaya Kearifan Lokal di Danau Toba