MEDAN, HETANEWS.com - Personel Unit Satreskrim Polres Asahan menangkap satu dari dua pelaku pelempar kaca truk yang viral di media sosial. Pelaku berinisial ES tersebut terpaksa ditembak petugas karena berusaha melawan petugas saat ditangkap di lokasi persembunyiannya di kawasan hutan Kabupaten Toba Samosir.

Penangkapan ES berawal dari video saat aksinya melempar sebuah truk yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Aek Ledong Asahan yang viral di media sosial. Pelaku nekat melempar truk tersebut setelah sopir truk menolak memberikan sejumlah uang kepada kedua tersangka. 

Setelah mengetahui videonya viral dan menjadi incaran petugas, kedua pelaku kemudian memilih untuk melarikan diri. Tersangka ES memilih bersembunyi di kawasan hutan Kabupaten Toba Samosir. 

Namun petugas personel Satreskrim Polres Asahan berhasil mengetahui keberadaan ES dan selanjutnya melakukan pengejaran. Namun saat akan diamankan, tersangka ES mencoba melarikan diri dengan cara melawan petugas. 

"Petugas kami kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki pelaku," ujar Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, Kamis (18/3/2021). 

Nugroho mengatakan tersangka sebelumnya menghentikan truk yang menjadi target mereka di Kabupaten Labuhanbatu tepatnya di perbatasan dengan Kabupaten Asahan. Namun, sopir truk menolak untuk memberikan uang yang diminta oleh kedua tersangka. 

"Ternyata kedua tersangka mengejar truk tersebut menggunakan sepeda motor. Di Aek Ledong, keduanya kemudian melempat ruk tersebut menggunakan batu dan kabur," ucapnya. 

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, tersangka diamankan petugas ke Polres Asahan. Sementara itu, rekan tersangka yang identitas sudah dikantongi petugas masih dalam pengejaran. 

"Kami mengimbau pelaku yang masih bersembunyi untuk menyerahkan diri ke Polres Asahan," ucapnya. 

Sumber: inews.id