MEDAN, HETANEWS.com - Personel Unit Reskrim Polsek Medan Timur menangkap seorang pelaku pencurian 150 gram emas dan uang dalam bentuk dolar dan ringgit, Minggu (14/3/2021).

Pelaku bernama Fauzi (36) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan terpaksa ditembak karena mencoba melawan dengan merampas senjata api petugas. 

Kapolsek Medan Timur, Kompol Arifin mengatakan penangkapan tersangka berawal dari laporan warga bernama Sahlun Nasution ke Polsek Medan Timur.

Korban melaporkan rumahnya yang ada di Jalan M Yacub, Gang Haji Abdullah, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan dibobol maling saat ditinggal pergi. 

"Korban mengaku kehilangan sejumlah perhiasan emas dengan total berat 150 gram emas, satu laptop, dan uang senilai 4.000 ringgit Malaysia," kata Arifin, Senin (15/3/2021).

Mendapatkan laporan, petugas Unit Reskrim Polsek Medan Timur kemudian ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Selanjutnya, petugas berhasil mengidentifikasi tersangka. 

"Kami kemudian mengamankan tersangka di Jalan Pasar 9 Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang," ujar Arifin. 

Kepada petugas, tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Dia mengaku beraksi bersama dengan seorang rekannya bernama Dircalindu Yunandar Nasution alias Mandra. Namun saat pengembangan untuk mengejar tersangka Mandra dan mencari barang bukti, pelaku Fauzi berpura-pura ingin ke kamar mandi. 

"Saat itu, dia menyerang petugas dan mencoba merampas senjata api. Kami kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan di kakinya," kata Arifin. 

Sumber: inews.id