Simalungun, hetanews.com – Dalam acara rapat koordinasi Forum Komunikasi Daerah (forkopimda) Kabupaten Simalungun yang dimana dihadirin kejari yang baru Bobbi Sandri untuk meningkatkan sinergitas antara pemkab dan kejaksaan Simalungun dan memiliki kesan pertama yang dimana dirinya melalui lubang yang besar-besar.

Acara dibuka dengan pemberian ulos sebagai lambang adat Simalungun. Dalam kesempatan tersebut Bupati Simalungun JR Saragih mengucapkan selamat datang kepada kejari yang baru.

Lanjut JR dalam suasana Covid-19 kegiatan yang sifatnya menimbulkan keramaian belum bisa di laksanakan. Tetaplah bersama-sama menjaga dan mematuhi protokol kesehatan.

"Saya mengucapkan selamat datang di kabupaten Simalungun. Kami yakin apapun yang kita kerjakan saat ini untuk melayani masyarakat Simalungun. Walupun kita tidak menggunakan pakaian adat Simalungun akan tetapi Hio Pamuting ini adalah simbol bahwa bapak kejari sudah bagian dari masyarakat Simalungun," ujarnya Senin, (15/3/2021), di Auditorium Simalungun City, Pamatang Raya.

"Kita memiliki tujuan yang sama untuk menangani percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa Pandemi Covid-19," ajaknya sembari mengatakan tujuan ini untuk memperakrab hubungan antara Pemkab Simalungun dengan kejaksaan kabupaten Simalungun.

Di tempat yang sama kejari Kabupaten Simalungun Bobbi Sandri SH MH mengucapkan terimakasih. Dia juga mengajak forkopimda yang hadir agar tetap bersinergi dengan kejaksaan dalam memberantas tindak pidana terutama korupsi.

“Saya baru aktif sekitar 5 hari, kesan saya yang pertama di Kabupaten Simalungun itu sangat berkesan. Sudah lumayan banyak saya hampiri sama aja dengan di tempat yang lain. Tapi di sini berbedanya lubangnya sangat banyak dan besar-besar. Mudah-mudahan lah lobangnya menghilang,” ujarnya.

"Kami akan mendukung semua pembangunan sesuai dengan tupoksi kami. Jadi marilah kita bersama-sama lebih bersinergi lagi untuk membangun kabupaten Simalungun," ujarnya.