JAKARTA, HETANEWS.com - Sebuah bus yang membawa puluhan peziarah jatuh ke jurang terjal di pulau Jawa, Indonesia, menewaskan sedikitnya 27 orang, termasuk siswa sekolah menengah pertama, kata pihak berwenang, Kamis (11 Maret).

Badan SAR mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pengemudi bus kehilangan kendali sesaat sebelum kecelakaan di daerah dekat kota Sumedang di provinsi Jawa Barat.

Tim penyelamat bekerja sepanjang malam menggunakan crane untuk memetik korban yang terluka dari reruntuhan setelah kecelakaan fatal pada Rabu malam.

Tim penyelamat mengevakuasi korban pada 10 Maret 2021. 
Foto: AFP / BASARNAS
Petugas penyelamat membawa kantong jenazah berisi korban bus yang jatuh ke jurang di Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada 11 Maret.
Foto: REUTERS

Bus yang membawa 66 penumpang itu sedang melakukan perjalanan di jalan yang berkelok-kelok dengan penerangan yang redup ketika terjun ke jurang sepanjang 20 meter, kata pihak berwenang. Pengemudi dan penumpang remaja termasuk di antara korban tewas, sementara 39 selamat dari kecelakaan itu.

"Korban tewas adalah campuran dari anak-anak dan orang dewasa," kata pejabat Badan Penyelamatan Bandung Mamang Fatmono kepada AFP.

Pihak berwenang mengatakan mereka sedang menyelidiki penyebab kecelakaan itu, meskipun kementerian transportasi mengatakan ada indikasi awal bahwa uji kelayakan jalan kendaraan itu tidak mutakhir. Bus tersebut kembali ke kota Subang dari tempat ziarah religi di Jawa Barat.

Kecelakaan lalu lintas umum terjadi di negara kepulauan Asia Tenggara, di mana kendaraan sering kali sudah tua dan tidak dirawat dengan baik serta peraturan jalan raya sering dilanggar. Pada akhir 2019, sedikitnya 35 orang tewas ketika sebuah bus jatuh ke jurang di Pulau Sumatera.

Baca juga: Bus Rombongan SMP Asal Subang Masuk Jurang di Sumedang, 19 Orang Tewas

Sumber: straitstimes.com