SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Terdakwa M Rian Febriansyah (32) dituntut selama 8 tahun, denda 1 Milyar, subsider 1 tahun penjara oleh jaksa Dedy Chandra Sihombing, SH. Ancaman hukuman tersebut dibacakan dalam persidangan online PN Simalungun, Rabu (3/3/2021).

Terdakwa dipersalahkan jaksa melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.  Rian terbukti memiliki 16 paket sabu yang disimpan di rumahnya, di Huta II Bendo, Nagori Dusun Ulu, Kec. Ujung Padang, Simalungun.

Saat diamankan petugas pada Kamis (17/9/2020) sekira pukul 13.00WIB, barang bukti sebanyak itu diakui dibeli dari Jaka (DPO), warga Batu Bara. Sabu dibeli sebanyak 1gram seharga 700 ribu lalu dibagi menjadi 12 paket.

Dijual dengan harga Rp.100.000/paket sehingga terdakwa mendapat keuntungan Rp.500.000,- setiap gramnya. Selain sabu, terdakwa juga membeli ganja seharga Rp. 20.000,-

Barang bukti lainnya yang disita petugas antara lain, timbangan digital, 2 buah handphone, buku tabungan BRI, 1 slip bukti setoran simpanan rekening BRI atas nama M. Rian Febriansyah, sekop yang terbuat dari sedotan plastik, 3 bungkus plastik klip berisi plastik klip kosong, 1 bungkus plastik klip berisi 8 plastik klip sedang.

Dalam persidangan, terdakwa didampingi oleh pengacara Fransiskus Silalahi dan secara lisan meminta hakim meringankan hukumanya. Dengan menyesal, terdakwa berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Saya mohon hukuman saya diringankan yang mulia, saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi," kata terdakwa.

Untuk mempertimbangkannya dalam putusan, Majelis Hakim Pimpinan, Mince Ginting menunda persidangan hingga sepekan. Sidang akan dibuka kembali pada Selasa mendatang.