SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Suharinoto (36) warga Huta I Nagori Serapuh Kecamatan Gunung Malela diganjar 5 tahun denda 800 juta subsider 6 bulan penjara. Putusan hakim pimpinan Roziyanti dibacakan dalam persidangan online PN Simalungun, Selasa (2/3/2021).

Vonis tersebut konform (sama) dengan tuntutan jaksa Augus Vernando Sinaga SH. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotika bukan tanaman.

Terdakwa terbukti memiliki 4 paket sabu seberat 0,22 gram (netto). Sabu sebanyak itu disita polisi dari tempat batere casing hape merk Samsung milik terdakwa. 

Barang bukti tersebut diakui terdakwa dibeli dari Eko (DPO) seharga 400 ribu pada hari Jumat, 25 September 2020 sekira pukul 10.00 wib. Usai menerima sabu dari Eko, terdakwa pulang ke rumahnya dan ditangkap polisi.

Petugas dari Satnarkoba Polres Simalungun A Manurung, Donald Tobing dan Paiduk Lumban raja sebelumnya telah mendapatkan informasi dan berhasil mengamankan terdakwa.

Hal yang memberatkan terdakwa menurut hakim, karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan karena terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dipidana.

Terdakwa didampingi pengacara prodeo Frans Silalahi dan juga jaksa diberi kesempatan selama 7 hari untuk menyatakan menerima ataupun mengajukan banding atas vonis tersebut.

"Atas putusan tersebut, terdakwa didampingi pengacara dan juga jaksa diberi kesempatan untuk pikir-pikir, menerima ataupun banding," kata hakim sambil mengetuk palu. Persidangan dibantu panitera dinyatakan selesai dan ditutup.