SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Tony (40) penduduk Huta II Nagori Sei Mangke Bosar Maligas terbukti menjual 3 paket sabu kepada Apri (DPO). Divonis 6 tahun denda Rp.900 juta subsider 3 bulan di sidang online Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (1/3/2021).

Menurut hakim pimpinan Roziyanti, terdakwa Tony  telah terbukti bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Tony terbukti  menyuruh terdakwa Hairul Anwar Lubis alias Irul (40) sudah dihukum dalam berkas terpisah untuk mengantarkan  3 paket sabu kepada Apri seharga Rp 70.000/paket. 

Perbuatan itu dilakukan terdakwa pada Selasa 18 Agustus 2020 pukul 15.30 di areal kebun sawit Nagori Sei Mangke Bosar Maligas. Anggota Satnarkoba Polres Simalungun Donal Tobing, Arikson Sibarani dan Paiduk Lumbanraja setelah mendapat informasi melakukan penangkapan terhadap Hairul, yang saat itu mengendarai sepeda motor dan ditemukan sisa sabu di dalam bagasi.

Berdasarkan keterangan Hairul Anwar alias Irul lalu polisi menangkap terdakwa Tony. Pengakuan Tony kepada polisi sabu yang dijual seharga Rp.70 ribu per paket kepada Apri alias Bejo dibeli dari Parno (DPO).

Vonis hakim tersebut konform (sama) dengan tuntutan jaksa,hanya subsider lebih ringan 3 bulan. Persidangan dibantu panitera Amriyata Siregar dinyatakan selesai dan ditutup. 

Kepada terdakwa dan juga jaksa  diberi kesempatan selama 7 hari untuk menyatakan menerima atau mengajukan banding atas vonis tersebut.